Pinrang

Bantaran Sungai Babana Pinrang, Sempat Jadi Pemukiman Warga

×

Bantaran Sungai Babana Pinrang, Sempat Jadi Pemukiman Warga

Sebarkan artikel ini
Bantaran Sungai Babana Pinrang, Sempat Jadi Pemukiman Warga

SINDOSULSEL.COM, Pinrang– Rumah berlantai tiga yang ambruk akibat abrasi di bantaran Sungai Saddang, Dusun Babana, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, beberapa waktu lalu, dibangun pemiliknya berdiri sejak puluhan tahun silam.

Pemilik rumah, Widodo mengaku sudah bermukim di bantaran sungai tersebut sejak puluhan tahun. “Sudah puluhan tahun saya menetap disitu,” kata dia saat ditemui di Dusun Babana, Senin (15/4/2024).

Sementara Kepala Desa Bababinanga, Muhammad Tayyeb mengatakan, sebelum akhirnya terkena abrasi, bantaran sungai Babana dulunya pemukiman warga. “Dulu memang daerah itu adalah pemukiman warga,” kata dia.

Beberapa rumah, kata Tayyeb, berdiri di sekitar sungai. Ketika itu, kata dia, sungai Saddang belum seluas yang sekarang. “Setelah tergerus air, badan sungai terus meluas,” ujarnya.

Bahkan, kata Tayyeb, antara Dusun Babana dengan Dusun Cilellang, hanya dipisahkan sungai kecil. Namun saat ini dibatasi sungai Saddang yang semakin luas.

Sehingga kata dia, warga yang memiliki rumah panggung di sekitar bantaran sungai, memilih pindah. “Sedang rumah yang ambruk belum lama ini, tidak bisa dipindahkan karena permanen,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BPBD Pinrang, Rhommy Manule mengatakan, TRC BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah stempat, serta aparat TNI dan Polri, untuk melakukan penguatan tanggul darurat. “Dan kita imbau agar masyarakat yang bermukim disekitaran sungai, agar lebih berhati-hati dan waspada. Saat ini sementara dilakukan untuk pengerjaan darurat dibawah koordinasi pemerintah desa setempat,” tandasnya.

(Suardi)