SINDOSULSEL.COM, Bone – Turnamen internal Pickleball Cup 2 yang digelar Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kabupaten Bone di GOR Lapatau pada Minggu, 21–22 Desember, berlangsung seru dan meriah.
Event ini diikuti oleh puluhan penggemar pickleball, dengan mempertandingkan kelas ganda putra dan ganda putri. Keberhasilan turnamen ini mencerminkan perkembangan pickleball di Bone yang cukup pesat hingga saat ini.
Salah seorang panitia lomba, Bismar, menyatakan bahwa acara semakin semarak dengan keikutsertaan Siska Erwin, istri Kapolres Bone, sebagai salah satu peserta.
Pada kategori ganda putri, Siska Erwin yang berpasangan dengan Marni, salah satu pegawai kesehatan di RS Tenriwaru, tampil gemilang dengan menumbangkan semua lawannya tanpa kekalahan. Mereka berhasil meraih medali emas dan juara pertama.
Medali perak diraih oleh pasangan Andi Uli dan Femi, sedangkan medali perunggu dimenangkan oleh pasangan Icha dan Cici, yang merupakan pegawai Dispora Bone. Juara harapan pertama diraih oleh Hj. Irha dari Enrekang dan Nila, pegawai Dinas Perhubungan di Makassar. Menariknya, meskipun berasal dari luar daerah, mereka merupakan penduduk asli Bone yang saat ini bertugas di luar.
Di kategori ganda putra, tensi pertandingan juga sangat tinggi, terutama di babak penyisihan. Para pemain muda berhasil memberikan perlawanan sengit kepada pemain berpengalaman, membuat jalannya pertandingan sulit ditebak.
Akhirnya, medali emas diraih oleh pasangan Tafkir dari Baytul Mukarromah dan Yudha dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan setelah menumbangkan semua lawannya.
Medali perak diraih oleh pasangan Ammar dari Baytul Mukarromah dan Abid, pelajar dari SMA 1 Bone. Medali perunggu jatuh kepada Mastan dari Baytul Mukarromah yang berpasangan dengan Andi Akbar dari Dinas Peternakan Bone. Juara harapan pertama diraih oleh pasangan Arham, guru di Baytul Mukarromah, dan Faizal, pelajar dari SMK Negeri 1 Bone.
“Harapan kami sebagai pengurus adalah terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, agar pickleball di Bone bisa semakin berkembang hingga ke pelosok desa,” pungkas Bismar.












