Luwu

MDA Gelar Uji Coba Program Makan Siang Bergizi di Latimojong

×

MDA Gelar Uji Coba Program Makan Siang Bergizi di Latimojong

Sebarkan artikel ini
MDA Gelar Uji Coba Program Makan Siang Bergizi di Latimojong

SINDOSULSEL.COM, Luwu – PT Masmindo Dwi Area (MDA) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Luwu dan Komando Distrik Militer (KODIM) 1403 menginisiasi uji coba Program Makan Siang Bergizi bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Latimojong.

Program yang dimulai sejak awal Februari 2025 ini berlangsung di SD 43 Ranteballa dan SD 662 Salubulo, dengan pelaksanaan dua kali dalam seminggu.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecukupan gizi anak-anak di daerah pegunungan, yang sering menghadapi keterbatasan akses terhadap makanan sehat dan bergizi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu turut dilibatkan dalam evaluasi kandungan gizi pada setiap menu, guna memastikan makanan yang disajikan sesuai dengan kebutuhan anak-anak.

Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

BACA JUGA : PT Masmindo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Program Berkelanjutan

“Kami percaya bahwa anak-anak yang sehat dan bergizi baik akan tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas dan kompetitif. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan berbagai pihak agar program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat yang luas,” ujar Mustafa Ibrahim.

Baca  BGN Ubah Insentif Dapur MBG, Pembayaran Kini Mengikuti Jumlah Porsi

Salah satu penerima manfaat, Hayatul Husna, siswi SD 662 Salubulo, mengungkapkan kegembiraannya atas program ini. “Senang sekali, nasinya banyak, lauknya enak sekali, boleh nambah kah?” katanya sembari tertawa.

Selain berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak, program ini juga melibatkan Koperasi Sipakatuo dan tim juru masak dari desa-desa sekitar, dengan bahan baku yang sebagian besar diperoleh dari petani dan pemasok lokal di Kecamatan Latimojong.

Dengan demikian, program ini turut memberdayakan ekonomi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat ekosistem pangan berbasis komunitas.

Melalui uji coba ini, diharapkan dapat ditemukan format makan siang bergizi yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak sekolah dasar.

Jika hasil evaluasi menunjukkan dampak positif, program ini akan dikembangkan lebih lanjut dan diresmikan sebagai inisiatif berkelanjutan di lebih banyak sekolah di Kabupaten Luwu.

Dinas Kesehatan akan terus mengawasi kandungan gizi dan efektivitas program ini untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak Latimojong.

Dengan adanya sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi model keberhasilan dalam meningkatkan gizi anak-anak di daerah terpencil.