SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri, Senin (5/5/2025).
Rakor tersebut diikuti dari ruang kerja Wakil Bupati di lantai III Kantor Bupati Sidrap.
Hadir mendampingi antara lain Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Siara Barang; Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Suharya Angriani; serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Rimba Najamuddin.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir. Hadir pula sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga, seperti Deputi II Bidang Perekonomian dan Pangan Kantor Staf Presiden, Edi Priyono; Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Puji Ismartini; Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto; serta Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi, Suwandi.
Pejabat lainnya yang turut hadir meliputi Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Nawandaru Dwi Putra; Koordinator Jamdatun Kejaksaan Agung, Sugiarta; Kabid Perencanaan Operasional Pelayanan Publik Perum Bulog, Rini Andrida; Analis Kebijakan Utama Bidang Pidnarkoba Polri, Joko Prihadi; dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan TNI, Ito Hediarto.
Rakor ini membahas perkembangan inflasi dan indeks harga kebutuhan pokok selama April 2025.
Dalam arahannya, Tomsi Tohir menyampaikan pentingnya komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Ini Senin pertama di bulan Mei, jadi kita akan menyimak data inflasi bulan April 2025, sekaligus memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam pengendalian harga serta berbagai tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing,” ujarnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Puji Ismartini, memaparkan perkembangan harga dan inflasi periode 5 April hingga 1 Mei 2025.
Berdasarkan data BPS, inflasi bulan ke bulan (April 2025 terhadap Maret 2025) tercatat sebesar 1,17 persen, inflasi tahun ke tahun (April 2025 terhadap April 2024) mencapai 1,95 persen, dan inflasi tahun kalender (April 2025 terhadap Desember 2024) sebesar 1,56 persen.
Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung upaya pengendalian inflasi.
“Kami akan terus memantau harga kebutuhan pokok dan melakukan langkah-langkah strategis sesuai arahan,” ucapnya.












