SINDOSULSEL.COM, Makassar – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, mewakili Gubernur Sulsel dalam perayaan Sannipata Permabudhi Waisak 2569 BE/2025 M di Vihara Ibu Agung Bahari, Jalan Sulawesi No. 41, Makassar.
Dalam sambutannya, Andi Winarno menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Sulsel yang berhalangan hadir karena sedang dalam kunjungan kerja.
Ia membacakan pesan gubernur yang atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel mengucapkan selamat merayakan Trisuci Waisak kepada seluruh umat Buddha di Sulawesi Selatan.
“Momen ini diharapkan mampu meningkatkan kesucian hati dan pikiran demi terciptanya kerukunan serta kedamaian bersama,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran akan pentingnya keberagaman dan persatuan bangsa.
“Saya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada panitia dan seluruh umat Buddha atas inisiasinya menggelar kegiatan ini,” tambahnya.
Menurutnya, perayaan Waisak memiliki makna dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperadaban luhur dan berbasis hati nurani.
Agama Buddha dinilai berperan penting dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas dan beradab.
Perayaan Waisak merupakan puncak dari rangkaian Trisuci Waisak yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama: kelahiran di Taman Lumbini, pencapaian pencerahan di bawah Pohon Bodhi, dan wafat di Kusinara.
Keteladanan hidup Sang Buddha menjadi inspirasi bagi umat Buddha di seluruh dunia. Nilai-nilai luhur seperti kebijaksanaan, welas asih, dan ketekunan menjadi fondasi spiritual yang terus dijunjung.
Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel, Yonggris, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan.
Ia menekankan bahwa perayaan Waisak tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial.
“Perayaan ini bukan hanya tentang Waisak. Kami juga mengadakan banyak kegiatan sosial di Makassar dan berbagai daerah lain di Sulsel,” ujarnya.
Yonggris juga mengajak pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulsel untuk bersama-sama memperkuat kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, turut hadir dan menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan memiliki indeks toleransi tertinggi di Indonesia.
“Mudah-mudahan Sulsel menjadi provinsi terbaik dalam hal toleransi. Selamat merayakan Waisak untuk seluruh umat Buddha di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, juga memberikan apresiasi atas perayaan ini dan menegaskan pentingnya kebersamaan untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis di Makassar.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Polda Sulsel, Kejati Sulsel, Pangdam Hasanuddin, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, perwakilan Kanwil Agama, Ketua Permabudhi Kota Makassar Suzanna, perwakilan NU, Muhammadiyah, KNPI Kota Makassar, Kabid Humas Pemprov Sulsel Fitra, serta para undangan lainnya.












