Makassar

Hadapi Liburan Sekolah, Begini Strategi Pelni Makassar

×

Hadapi Liburan Sekolah, Begini Strategi Pelni Makassar

Sebarkan artikel ini
Hadapi Liburan Sekolah, Begini Strategi Pelni Makassar

SINDOSULSEL.COM, Makassar – Musim libur sekolah kini telah tiba, tempat-tempat wisata hingga kampung halaman jadi pilihan untuk menghabiskan liburan.

Salah satu moda transportasi yang banyak digunakan oleh warga adalah jalur laut, seperti yang terjadi di Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Salah satu stategi yang dilakukan manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Makassar, Sulawesi Selatan yakni mengaktifkan sistem layanan terintegrasi guna memastikan pelayanan dan kenyamanan penumpang.

Pastikan Tak Ada Korban Jiwa, Pelni Apresiasi Dukungan Semua Pihak

“Sistem digunakan digital. Jadi, calon penumpang yang sudah membeli tiket baik secara online di aplikasi maupun agen resmi akan diarahkan ke penukaran tiket, selanjutnya barang bawaan ditimbang digital,” kata Kepala Cabang Pelni Makassar, Darman kepada wartawan di Terminal 2 Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Kamis (3/7/2025) sore.

Seluruh arus embarkasi atau keberangkatan penumpang di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar telah ditata secara tertib dengan pengawalan petugas demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.

Setiap penumpang mendapat jatah bagasi gratis sebanyak 40 kilogram. Namun apabila barang melebihi batas tersebut, PT Pelni tetap memberikan toleransi hingga 40 kilogram tambahan sebagai kategori over bagasi. Tetapi, bila berat barang lebih dari itu maka harus dikirim melalui layanan redpack.

KM Umsini Terbakar di Pelabuhan Makassar, 1.677 Penumpang Selamat

“Jadi setiap penumpang atau satu tiket mendapatkan bagasi gratis 40kg, lewat dari itu yakni batas 40kg berbayar yang tarifnya disesuaikan dengan jarak tempuh. Dan jika melewati batas 80kg maka barang harus melalui pengiriman redpack dengan hitungan per pack 50kg, jadi sekarang sudah lebih teratur demi kenyamanan penumpang,” beber Darman.

Setelah penimbangan barang penumpang selesai, langsung diangkut armada mobil khusus menuju kapal, dan penumpang bisa langsung masuk ke terminal melalui pintu X-Ray tanpa membawa barang banyak menuju ruang tunggu.

“Bila seluruh proses selesai, penumpang lalu kita arahkan melalui departure control system (DCS) dan garbarata bisa langsung naik ke kapal,” paparnya disela simulasi sistem integrasi di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Pastikan Tak Ada Korban Jiwa, Pelni Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Peningkatan layanan terintegrasi ini lanjutnya, sebagai upaya strategis dalam mengantisipasi lonjakan penumpang khususnya di musim liburan sekolah.

Dari data Pelni, terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 141 persen dibanding hari biasa. Kenaikan tersebut atas dukungan program stimulus Kementerian Perhubungan memberikan diskon 50 persen tiket kapal selama masa liburan.

“Antusias masyarakat sangat tinggi karena adanya diskon dari Kemenhub. Karena itu, kami menghimbau warga atau calon penumpang memanfaatkan fasilitas ini dan sebaiknya pembelian dilakukan jauh hari agar tidak kehabisan tempat,” ungkapnya.

Hal itu juga merupakan wujud komitmen PT Pelni Makassar dalam memberikan pelayanan kepada para penumpang agar merasa tenang dan nyaman.

“Sekarang jauh lebih bagus dari dulu, sangat terasa perbedaannta, karena saya bersama keluarga sering menggunakan transportasi laut milik PT Pelni,” ujar salah seorang penumpang kapal, Yuliardi di pintu kedatangan pelabuhan.

Dia mengaku bersama keluarganya berangkat dari Bau-bau ke Makassar. “Pelayanan disini lebih baik, berbeda di wilayah Timur seperti Timika yang masih dirasa buruk, kalau di Makassar sudah bagus,” ujarnya. (*)