Sidrap

Warga Sidrap Nilai PLT Kadis Pendidikan Tak Adil Tangani Dua Kasus Sekolah

×

Warga Sidrap Nilai PLT Kadis Pendidikan Tak Adil Tangani Dua Kasus Sekolah

Sebarkan artikel ini
Warga Sidrap Nilai PLT Kadis Pendidikan Tak Adil Tangani Dua Kasus Sekolah

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Kebijakan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap Sirajuddin dalam menangani dua kasus berbeda di lingkungan sekolah menimbulkan perbincangan hangat di kalangan warga.

Isu ini ramai dibahas di sejumlah warung kopi di Sidrap, terutama setelah muncul kasus pemulangan murid oleh Kepala Sekolah SD Negeri 6 Arawa bersama wali kelasnya.

Perbincangan warga makin ramai pada Selasa (14/10/2025), di mana mereka mempertanyakan keadilan dalam penanganan dua kasus berbeda oleh pihak Dinas Pendidikan Sidrap.

Sebelumnya, Sirajuddin selaku PLT Kadis Pendidikan Sidrap telah menegaskan melalui pesan WhatsApp beberapa hari lalu bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait kejadian di SD 6 Arawa.

Namun, seiring berjalannya waktu, hasil investigasi tersebut belum juga dipublikasikan ke media.

Kondisi ini membuat warga semakin penasaran terhadap kronologis pemulangan murid tersebut.

“Apakah sudah sesuai prosedur ataukah ada penekanan dari pihak lain agar anak tersebut dipulangkan oleh wali kelas dan kepala sekolah,” tutur salah seorang warga di warkop Sidrap.

Salah satu warga lain di warkop juga menyinggung kasus berbeda yang terjadi sebelumnya di SMP Negeri 4 Empagae, Kecamatan Wattang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Ia menyebut adanya dugaan ketidakkonsistenan dalam penanganan oleh Dinas Pendidikan Sidrap.

“Kemarin dulu ada juga seorang murid di SMP 4 Empagae, Kecamatan Wattang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, diduga mendapatkan tindakan penganiayaan oleh oknum guru.

Baca  Hari Jadi ke-24 Propam, Polres Sidrap Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Kanie

Dan oknum guru pun langsung mendapatkan sanksi berupa ditarik ke Dinas Pendidikan Sidrap untuk berdinas tanpa melalui proses investigasi dulu,” ungkapnya.

“Sedangkan yang ini, kejadian murid dipulangkan di SD 6 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, pihak Dinas Pendidikan malah memilih untuk melakukan investigasi dulu,” tambahnya.

Perbedaan perlakuan inilah yang membuat warga menilai ada dugaan ketidakadilan dalam penanganan dua kasus tersebut.

“Dengan adanya dua kejadian ini, warga pun mulai berpikiran adanya dugaan tidak ada keadilan dalam kejadian. Satunya langsung dieksekusi, dan satunya lagi masih butuh investigasi,” ujar warga lain yang juga ikut berdiskusi di warkop.

Warga berharap PLT Kadis Pendidikan Sidrap Sirajuddin bersikap adil dan tidak tebang pilih dalam menjalankan tugasnya.

“Warga pun berharap agar PLT Kepala Dinas Pendidikan Sidrap dalam hal ini Sirajuddin agar tetap adil dalam menangani kedua kejadian ini,” tutur para penikmat kopi di salah satu warkop di Sidrap yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan.

Terpisah, saat kembali dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (14/10/2025) terkait hasil investigasi di SD 6 Arawa, Sirajuddin belum memberikan keterangan resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan dari pihak Dinas Pendidikan Sidrap mengenai hasil investigasi maupun tanggapan atas dugaan ketidakadilan yang disampaikan warga.