SINDOSULSEL.COM Luwu – Terminal penumpang type C Belopa seyogyanya sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, utamanya para penumpang dan sopir angkutan umum.
Namun karena keterbatasan anggaran, pembangunan terminal Belopa terpaksa terhenti. Bahkan mirisnya, belum difungsikan, bangunan tersebut sudah retak.
Pantauan sindosulsel.com di lapangan, dinding bangunan di beberapa ruangan mulai retak termasuk tiang bangunan. Kondisi tersebut, justeru tidak diketahui Kepala Dinas Perhubungan, Supriadi.
“Selalu di sana anggota membersihkan, say sering ke sana, kalau ada yang retak nanti saya cek,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan, Supriadi, khawatir terminal terminal penumpang type C Belopa terancam jadi bangunan mangkrak.
Menurut Supriadi, bangunan yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut, tidak bisa difungsikan lantaran belum layak dan belum memiliki fasilitas yang memadai.
Wakil Ketua DPRD Luwu, Zulkifli, menanggapi kondisi terminal tersebut. Dalam rapat pembahasan LKPJ 2022 dan LKPJ 2023, legislator Partai Golkar ini mengaku pernah mengingatkan ke TAPD khususnya BKAD untuk memperhatikan pembangunan terminal Belopa.
“Saya pernah ingatkan, jangan sampai terminal ini jadi bangunan mangkrak. Pembahasan APBD 2025 pokok kita perkuat kembali untuk diprioritaskan alokasi anggaran pembangunan lanjutan Terminal Belopa,” ujarnya.
“Tapi satu sisi juga dinas perhubungan harus membuat kajian perencanaan Tatralok atau tatanan transportasi lokal kabupaten, sehingga kita punya perencana transportasi yang komprehensif dan terpadu antara pengembangan kawasan dan penyediaan lalulintas dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang, termasuk posisi terminal kita ini terhadap fungsinya sebagai sentral transportasi umum Kabupaten,” tutupnya.
Baca juga berita di Google News












