Sidrap

Dosen UMS Rappang Bahas Integrasi Ilmu dan Amal dalam Perkuliahan Daring

×

Dosen UMS Rappang Bahas Integrasi Ilmu dan Amal dalam Perkuliahan Daring

Sebarkan artikel ini
Dosen UMS Rappang Bahas Integrasi Ilmu dan Amal dalam Perkuliahan Daring
Ilustrasi

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Dosen Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Prof. Andi Sadapotto, melaksanakan kegiatan pembelajaran online untuk Program Doktor Administrasi Publik dengan tema “Mengkaji Integrasi Ilmu dan Amal dalam Tradisi Muhammadiyah”, Senin (10/11/2025).

Kegiatan yang berpusat di lantai dua Gedung Rektorat UMS Rappang ini membahas pentingnya perpaduan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan nyata.

Tema tersebut dinilai sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam membangun peradaban berkemajuan yang berakar pada amal saleh dan pengembangan ilmu.

Dalam kegiatan tersebut, ruang multimedia kampus dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran daring, memungkinkan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi untuk mengikuti perkuliahan secara virtual.

Meskipun dilakukan secara online, suasana akademik tetap berjalan efektif dan interaktif.

Baca Juga : BRMP Sultra Studi ke UMS Rappang, Pelajari Hijauan Pakan dan Kunyit Hitam

Baca  BEM FISIP UMS Rappang Mulai Periode Baru, 14 Pengurus Dilantik

Dalam pemaparannya, Andi Sadapotto menegaskan bahwa integrasi ilmu dan amal merupakan pondasi utama dalam tradisi Muhammadiyah.

“Penguasaan ilmu tidak akan bermakna jika tidak diikuti dengan amal yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keseimbangan antara intelektualitas dan moralitas menjadi ciri khas pendidikan Muhammadiyah, di mana ilmu tidak hanya dipelajari, tetapi juga diamalkan untuk kemaslahatan umat.

Pihak universitas menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para dosen yang terus berinovasi memanfaatkan teknologi pembelajaran.

Pemanfaatan platform digital dinilai mampu memperluas jangkauan pendidikan dan menciptakan pengalaman belajar yang adaptif di era modern.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa tentang konsep integrasi ilmu dan amal sebagai karakter khas pemikiran Muhammadiyah yang progresif, berorientasi pada pengabdian, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.