Sidrap

BPM UMS Rappang Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal Lewat Rapat Evaluasi

×

BPM UMS Rappang Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal Lewat Rapat Evaluasi

Sebarkan artikel ini
BPM UMS Rappang Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal Lewat Rapat Evaluasi

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Rapat Penjaminan Mutu Internal pada Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem penjaminan mutu akademik di lingkungan fakultas.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala BPM UMS Rappang, Aswadi, beserta jajaran pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Forum ini membahas sejumlah agenda strategis, antara lain evaluasi pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), sinkronisasi standar mutu akademik, peningkatan kualitas proses pembelajaran, serta kesiapan program studi (Prodi) dalam menghadapi akreditasi dan audit mutu internal.

Dalam arahannya, Aswadi menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama antara BPM, pimpinan fakultas, dan pengelola program studi dalam mengimplementasikan penjaminan mutu.

“Penjaminan mutu internal harus dipahami sebagai upaya bersama untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan,” ujar Aswadi.

Salah satu fokus utama dalam upaya peningkatan mutu ini adalah Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UMS Rappang.

Saat ini, Prodi tersebut telah mengantongi status akreditasi “Baik Sekali” dan tengah berupaya keras meningkatkan kualitasnya menuju predikat “Unggul”.

Baca  UMS Rappang Buka Seleksi Staf Pascasarjana, 18 Pelamar Ikuti Wawancara

Upaya penguatan akademik juga telah dilakukan melalui Konsorsium Keilmuan Dosen (KKD).

Dikonfirmasi terpisah pada Jumat (6/2/2026), Andi Sadapotto memberikan respons positif terhadap langkah BPM tersebut.

Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi BPM sangat krusial dalam mendongkrak kualitas Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris.

“Dengan adanya kegiatan BPM, kami dapat meningkatkan kualitas program studi dan mempersiapkan diri menghadapi akreditasi unggul. BPM membantu kami mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan program studi, sehingga perbaikan kualitas dapat dilakukan secara tepat sasaran,” jelas Andi Sadapotto melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, pencapaian akreditasi unggul menjadi target penting karena akan berdampak langsung pada reputasi institusi dan daya saing lulusan.

“Akreditasi unggul akan membantu meningkatkan kualitas lulusan kami, sehingga mereka siap dan mampu bersaing di pasar kerja,” tambahnya.

Andi Sadapotto berharap kegiatan evaluasi dan pendampingan oleh BPM dapat terus berlanjut secara konsisten.

“Kami akan terus bekerja sama dengan BPM untuk memastikan kualitas program studi meningkat dan target akreditasi unggul dapat tercapai,” pungkasnya.