SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sidrap menindaklanjuti laporan sejumlah mahasiswa terkait kondisi satu unit gedung Asrama Mahasiswa Sidrap di Kota Makassar yang dinilai sudah tidak layak huni.
Meski kondisinya memprihatinkan, masih banyak mahasiswa asal Bumi Nene Mallomo tersebut yang nekat tinggal dan menetap di asrama.
Merespons hal tersebut, Komisi III DPRD Sidrap melakukan kunjungan kerja sekaligus pemantauan langsung ke lokasi bangunan.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sidrap, Agussyamsuddin, dengan didampingi Wakil Ketua DPRD Sidrap, Arifin Damis, serta sejumlah anggota dewan lainnya seperti Saenal Rosi, Rahman, Faisal, Sudarmin Baba, Sitti Rahma, Habibi, Andi Isman, Haeruddin, dan Sulaeman.
Salah satu anggota DPRD Sidrap, Saenal Rosi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan kunjungan kerja di Asrama Sidrap Center tersebut pada Selasa (14/04/2026).
Ia mengungkapkan keprihatinannya melihat kondisi riil bangunan yang menjadi tempat bernaung para mahasiswa.
Menurut Saenal Rosi, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi gedung Asrama Sidrap Center sangat memprihatinkan.
Para legislator mendapati masih banyak mahasiswa yang bertahan di sana, padahal struktur bangunannya dapat dikatakan hampir roboh.
“Gedung itu sudah tidak layak huni lagi. Apabila terjadi pergeseran tanah atau gempa, hampir dipastikan bangunannya akan roboh dan sangat mengancam nyawa para mahasiswa yang tinggal di sana,” tegas Saenal Rosi.
Oleh karena itu, Komisi III DPRD Kabupaten Sidrap sangat berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Sidrap untuk segera mengalokasikan anggaran dan melakukan pembangunan gedung baru.
Pembangunan tersebut dinilai sangat mendesak, khususnya untuk fasilitas Asrama Sidrap Center yang diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kecamatan Pitu Riawa dan Kecamatan Maritengngae demi menjamin keselamatan dan kenyamanan mereka dalam menempuh pendidikan.












