PALOPO, sindosulsel.com – Suasana haru dan penuh doa mewarnai pelepasan 22 jamaah calon haji asal Kota Palopo yang digelar di Gedung Ratona, Kantor Wali Kota Palopo, Senin (4/5/2026).
Tangis keluarga dan lantunan doa mengiringi langkah para tamu Allah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli Halid, hadir mewakili Wali Kota Palopo untuk melepas secara resmi keberangkatan jamaah yang telah lama menanti panggilan suci ke Tanah Haram.
Gara-gara Kasus Korupsi, Jemaah Haji yang Antre 14 Tahun Terpaksa Batal Berangkat
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palopo, Drs. H. Sirajuddin, M.A., melaporkan bahwa jamaah haji tahun 1447 H/2026 M berjumlah 22 orang, terdiri dari 6 laki-laki dan 16 perempuan, serta didampingi 1 petugas kloter.
Para jamaah dijadwalkan berangkat menuju Makassar pada malam 7 Mei 2026 dan selanjutnya masuk ke Asrama Haji pada pagi hari.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar jamaah kita diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, kebersamaan, serta nama baik daerah selama berada di Tanah Suci, sekaligus menitipkan doa agar Kota Palopo senantiasa aman, tenteram, dan penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Zulkifli Halid menyampaikan bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.
“Semoga bapak dan ibu dimudahkan dalam setiap langkah, diberi kesehatan, serta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk,” tuturnya.
Ia mengingatkan jamaah untuk tidak memaksakan diri di luar kemampuan, menjaga stamina, serta selalu mengikuti arahan petugas haji.
“Jaga kebersamaan, saling membantu, dan utamakan kekompakan selama berhaji,” pesannya.
Terjerat Kasus Haji Ilegal dan Pelanggaran Finansial, 7 WNI Ditahan di Mekah
Lebih jauh, ia berharap sepulang dari Tanah Suci, para jamaah dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat.
“Semoga kembali dengan membawa haji mabrur, menebarkan kebaikan, dan menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Di akhir sambutan, ia juga berharap para jamaah turut mendoakan Kota Palopo agar dijauhkan dari bencana, perpecahan, serta dilimpahi rahmat dan keberkahan.
Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Palopo, para asisten dan staf ahli Wali Kota, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta camat se-Kota Palopo.












