SIDRAP, sindosulsel.com – Pertandingan sepak bola yang mempertemukan Bhayangkara Sidrap FC dan Bendoro FC dalam lanjutan ajang bergengsi Sidrap Cup 2026 terpaksa dihentikan lebih awal.
Laga penuh drama yang digelar di Stadion Ganggawa, Pangkajene, pada hari Senin (15/06/2026) tersebut, diwarnai aksi mogok main (walk out) dari salah satu kesebelasan yang bertanding.
Pertarungan yang memperebutkan tiket menuju babak 16 besar ini sejatinya berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal dibunyikan.
Kedua tim bermain sangat berhati-hati dan lebih fokus merapatkan barisan pertahanan masing-masing.
Walaupun Bendoro FC tampil jauh lebih dominan dalam membangun inisiatif serangan, kokohnya benteng pertahanan Bhayangkara Sidrap FC membuat seluruh peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Skor kacamata alias 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Memasuki babak kedua, ritme permainan meningkat drastis.
Kedua kubu saling jual beli serangan secara agresif demi memecah kebuntuan.
Namun, jalannya pertandingan mendadak berubah memanas menyusul terciptanya gol pembuka di mulut gawang Bendoro FC.
Memanfaatkan situasi kemelut di area penalti, pemain andalan Bhayangkara Sidrap FC, Maldini Pali, sukses menjebol gawang lawan dan membawa timnya unggul sementara.
Gol krusial tersebut rupanya memicu reaksi keras dari kubu Bendoro FC.
Seluruh pemain beserta jajaran ofisial di pinggir lapangan melancarkan protes tajam.
Mereka menolak dengan keras keputusan wasit Rudi, pengadil lapangan asal Kabupaten Pinrang, yang tetap mengesahkan gol tersebut karena dinilai berbau pelanggaran dalam kemelut yang terjadi.
Merasa sangat dirugikan oleh keputusan wasit, skuad Bendoro FC akhirnya mengambil langkah ekstrem.
Tim tersebut memilih untuk menarik diri dan menolak melanjutkan sisa waktu pertandingan melawan Bhayangkara Sidrap FC.
Menindaklanjuti insiden mogok tanding tersebut, wasit yang memimpin jalannya laga langsung mengambil tindakan tegas.
Mengacu pada regulasi turnamen yang berlaku mutlak, wasit memutuskan untuk menyelesaikan pertandingan secara prematur dan langsung mencatatkan kemenangan mutlak (WO) untuk Bhayangkara Sidrap FC, yang sekaligus memastikan diri lolos ke fase kompetisi selanjutnya.












