PALOPO, sindosulsel.com – Prof. Dr. Andi Alim, S.E., S.KM., M.Kes. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Mega Buana (UMB) Palopo dalam Bidang Ilmu Sosiologi Kesehatan Masyarakat. Pengukuhan tersebut berlangsung di Kampus II Fakultas Kedokteran Universitas Mega Buana Palopo, Sabtu (20/6/2026).
Prosesi pengukuhan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kota Palopo, Andi Enceng Amir, yang mewakili Wali Kota Palopo, bersama sejumlah pejabat daerah, akademisi, dan pimpinan perguruan tinggi se-Tana Luwu.
Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Transformasi Sosial, Kesehatan, dan Keadilan: Membangun Paradigma Sosiologi Kesehatan yang Emansipatoris dan Transformatif”, Prof. Andi Alim menekankan pentingnya menempatkan kesehatan sebagai bagian dari keadilan sosial, bukan sekadar persoalan medis dan biologis.
Menurutnya, pengukuhan sebagai guru besar bukan hanya sebuah pencapaian akademik, melainkan amanah moral dan intelektual untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan yang berpijak pada realitas sosial masyarakat.
Baca juga : Hadir Buka Puasa Bersama UMB, Kadis Kominfo Palopo Dorong Peningkatan SDM
“Pengukuhan ini bukanlah sekadar pengakuan akademik, melainkan mandat etik dan intelektual untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan yang berpijak pada realitas sosial,” ujarnya.
Prof. Andi Alim mengisahkan perjalanan akademiknya yang dimulai dari pendidikan dasar di Pattiro Bajo hingga meraih gelar doktor di bidang Sosiologi Kesehatan dari Universitas Negeri Makassar. Pengalaman tersebut membentuk keyakinannya bahwa kesehatan merupakan fenomena sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi, budaya, relasi kekuasaan hingga kebijakan publik.
Ia menegaskan bahwa sosiologi kesehatan harus bergerak melampaui fungsi deskriptif menuju praksis yang kritis dan transformatif. Ilmu pengetahuan, kata dia, harus mampu membongkar ketimpangan sosial, mengintegrasikan nilai-nilai budaya, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada kelompok rentan.
Baca juga : Kampanye Cegah Tuli, UMB Palopo Edukasi SLB dan Nelayan
“Ilmu pengetahuan harus menjadi instrumen transformasi sosial. Kesehatan harus ditempatkan dalam kerangka keadilan, sehingga mampu menghadirkan perubahan yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap orasi ilmiah tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun tradisi keilmuan yang kritis, reflektif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Sementara itu, Wali Kota Palopo melalui Asisten II Setda Kota Palopo, Andi Enceng Amir, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pengukuhan Prof. Andi Alim sebagai guru besar.
“Atas nama Pemerintah Kota Palopo, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Andi Alim. Pencapaian ini merupakan hasil dari ketekunan, dedikasi, dan konsistensi dalam mengembangkan bidang keilmuan yang ditekuni,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi Universitas Mega Buana Palopo yang kini memiliki tambahan sumber daya manusia dengan kapasitas akademik yang sangat teruji.
Baca juga : Pemkot Palopo Dukung Penuh Peresmian Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMB
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palopo untuk terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Andi Enceng Amir menilai gagasan mengenai transformasi sosial, kesehatan, dan keadilan yang disampaikan Prof. Andi Alim sejalan dengan visi pembangunan Kota Palopo dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat, cerdas, berakhlak, berbudaya, produktif, dan bahagia.
“Kami juga berbangga karena Universitas Mega Buana Palopo telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam hampir dua dekade terakhir, kampus ini berkembang pesat dan turut membangun citra positif Kota Palopo,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, perwakilan Polres Palopo, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, serta para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Tana Luwu.












