PendidikanSidrap

Di Hadapan 72 Ribu Guru, Tenaga Ahli Menag Bawa Pesan Kesejahteraan di Sidrap

×

Di Hadapan 72 Ribu Guru, Tenaga Ahli Menag Bawa Pesan Kesejahteraan di Sidrap

Sebarkan artikel ini
Di Hadapan 72 Ribu Guru, Tenaga Ahli Menag Bawa Pesan Kesejahteraan di Sidrap

SIDRAP, sindosulsel.com – Gemuruh antusiasme puluhan ribu pendidik mewarnai acara pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam perhelatan akbar yang berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Kamis (02/07/2026), Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, Bunyamin M. Yapid, tampak hadir langsung di tengah kerumunan para pahlawan tanpa tanda jasa.

Kedatangannya ke lokasi acara bukan sekadar kunjungan seremonial biasa, melainkan untuk memberikan suntikan moral yang masif, terutama bagi para guru yang mengabdi di bawah institusi Kementerian Agama (Kemenag).

Ia menegaskan bahwa perhelatan kompetisi ini merupakan medium strategis untuk memupuk persaudaraan dan menyalakan kembali api pengabdian para tenaga pendidik.

“Kami hadir untuk memberikan support kepada guru-guru yang mengikuti Porsenijar, dan tentu secara khusus kepada guru-guru yang berada di bawah bendera Kementerian Agama. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada bangsa,” ucap Bunyamin M. Yapid memberikan semangat kepada hadirin.

Lebih jauh, ia memaparkan betapa vitalnya fungsi guru sebagai arsitek peradaban dan pembentuk karakter generasi penerus.

Baca Juga : Bupati Sidrap Jamu PGRI Sulsel, Budaya Saromase Jadi Magnet Porsenijar 2026

Mengingat persentase tenaga pengajar di bawah naungan Kemenag menembus angka 30 persen secara nasional, maka persoalan kesejahteraan dan peningkatan kapasitas pendidik menempati skala prioritas tertinggi.

Sebagai figur yang juga lahir dan dibesarkan di Bumi Nene Mallomo, Bunyamin merasa sangat terhormat melihat daerah kelahirannya sukses memfasilitasi acara berskala masif tersebut.

“Sebagai putra daerah, tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya melihat Sidrap menjadi pusat pertemuan para guru dari seluruh Sulawesi Selatan. Semoga ini membawa dampak positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat Sidrap secara luas,” tambahnya.

Langkah untuk mendongkrak taraf hidup dan profesionalisme guru ini sangat selaras dengan visi serta garis kebijakan Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar.

Baca Juga : Kerahkan Ribuan Guru, Luwu Timur Targetkan Tembus Lima Besar Porsenijar Sulsel

Bunyamin M. Yapid menjelaskan bahwa sang menteri memiliki ikatan emosional yang sangat kokoh dengan ranah pendidikan.

Sang Menteri Agama tidak hanya dibesarkan oleh keluarga pendidik, tetapi juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang guru sembari mengelola salah satu jaringan pesantren terbesar di wilayah timur Indonesia.

“Kita sering mendengar bagaimana Prof Nasaruddin Umar menekankan bahwa guru adalah bagian dari kehidupan kita. Beliau lahir dari orang tua yang ber profesi sebagai guru, beliau juga seorang guru, dan memimpin jaringan pondok pesantren yang memiliki sekitar 534 cabang di seluruh Indonesia. Karena itu, guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup beliau,” kenang Bunyamin membeberkan teladan atasannya.

Agenda Porsenijar PGRI Sulsel edisi tahun ini mencatatkan rekor sebagai salah satu ajang kumpul tenaga pendidik paling besar di Indonesia, dengan total partisipasi yang diklaim menembus 72.000 orang dari 24 kabupaten/kota.

Rangkaian kegiatan olahraga dan seni yang bergulir hingga awal pekan ini diproyeksikan mampu meletupkan semangat baru bagi para tenaga pendidik agar kian inovatif, inklusif, kolaboratif, dan sejahtera, demi memajukan mutu pendidikan di Tanah Air.