SIDRAP, sindosulsel.com – Komitmen nyata dalam menekan angka kematian akibat penyakit kronis terus ditunjukkan secara agresif oleh Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Melalui kolaborasi strategis dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat, sebuah Seminar Kesehatan Internasional yang berfokus pada inovasi penanganan kanker sukses diselenggarakan di Aula Saromase Kompleks SKPD Sidrap pada Ahad (05/07/2026).
Perhelatan edukasi medis berskala lintas negara ini mengusung tema besar “Update Terkini Penanganan Kanker” dan dibuka secara resmi oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.
Acara tersebut turut dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Wakil Bupati Nurkanaah, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, perwakilan Dandim 1420/Sidrap yakni Danramil Maritengngae Ridwan, perwakilan Kejaksaan Negeri Sidrap, serta berbagai pimpinan perangkat daerah teknis terkait.
Selain jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ratusan peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, para direktur rumah sakit, camat, kepala puskesmas, Bhayangkari, Dharma Wanita Persatuan, hingga kader PKK se-Ajatappareng tampak antusias memadati lokasi seminar.
Guna memberikan wawasan medis yang komprehensif, panitia penyelenggara secara khusus mendatangkan pakar kesehatan langsung dari Damansara Specialist Hospital, Malaysia, yaitu Miss Ann dan Miss Bavani Vasu, serta didampingi oleh seorang dokter spesialis terkemuka dari Jakarta.
Dalam sambutan utamanya, Bupati Syaharuddin Alrif menggarisbawahi urgensi literasi kesehatan masyarakat untuk memahami anatomi penyakit dan membedakan antara gejala tumor dengan kanker.
Pengetahuan dasar ini dinilai sangat krusial agar penanganan medis tidak terlambat dan peluang kesembuhan pasien semakin tinggi.
Baca Juga : Penyaluran Dana Desa Tertinggi, Syaharuddin Alrif Raih Penghargaan Bergengsi DPP Apdesi
“Penyakit kanker ini seringkali baru diketahui setelah berobat berkali-kali dan sudah masuk stadium lanjut. Padahal, kalau kita sudah mengetahui lebih awal terkait apa penyebabnya, bagaimana itu kanker, apa bedanya kanker dengan tumor, dan bagaimana gejala umumnya, maka tentu kita bisa mencegah penyakit ini,” urai Syaharuddin memberikan arahan.
Sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah, Syaharuddin membeberkan bahwa Pemkab Sidrap telah mengucurkan dukungan dana melalui APBD serta Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Non Fisik secara berkesinambungan.
Berkat alokasi anggaran tersebut, program pemeriksaan deteksi dini kesehatan massal yang menyisir dari desa ke desa berhasil menyentuh lebih dari 15 ribu warga sejak tahun lalu.
Pencapaian luar biasa ini sekaligus menobatkan Kabupaten Sidrap sebagai wilayah dengan capaian pencegahan kanker tertinggi di daerahnya.
Baca Juga : Jadi Narasumber Dialog Kebangsaan Silatnas, Syaharuddin Alrif Bangga Jadi Alumni DDI
“Semoga setelah kita tahu ilmunya dan memahami lebih dasar hari ini, nanti kita pulang ke rumah masing-masing kita lakukan upaya pencegahan. Dan yang paling penting, meneruskan ilmu ini ke warga-warga di sekitar kita semua. Satu orang kader yang paham, bisa menyelamatkan puluhan keluarga,” pesannya berharap.
Senada dengan visi pemerintah daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, menyatakan bahwa sinergi apik antara pemerintah, TP PKK, jaringan Damansara Hospital Group Kuala Lumpur, dan komunitas Kawan Sehat merupakan langkah proaktif yang membanggakan.
Kolaborasi lintas batas negara ini membuktikan tingginya kepedulian bersama terhadap kualitas kesehatan masyarakat akar rumput.
Haslindah menyoroti fenomena tingginya angka kematian akibat kanker secara global yang sering kali bermula dari keterlambatan diagnosis awal.
Melalui tajuk spesifik edukasi “Early Detection, Modern Treatment, Better Survival”, ia memastikan bahwa seluruh kader PKK di segala tingkatan, mulai dari kabupaten hingga pelosok kelurahan, siap menjadi ujung tombak edukasi pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Di akhir kesempatannya, Haslindah memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh narasumber dari negara tetangga, Tim Kawan Sehat, serta para Ketua TP PKK se-Ajatappareng yang bersedia berbagi pengalaman.
Ia optimistis, seminar akbar ini akan menjadi lokomotif penggerak bagi masyarakat Sidrap untuk jauh lebih tanggap, sadar, dan proaktif dalam menghadapi tantangan ancaman penyakit kanker.












