LUWU, sindosulsel.com – Ribuan jamaah memadati Lapangan dan Tribun Andi Djemma Belopa untuk mengikuti Dzikir dan Tabligh Akbar bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., Sabtu malam (25/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Luwu ke-67.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Ustadz Abdul Somad yang telah memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Luwu untuk memberikan tausiah kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ustadz Abdul Somad,” ujar Patahudding
“Kehadiran beliau di tengah-tengah masyarakat diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, baik bagi masyarakat maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu. Semoga malam ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Luwu,” lanjutnya.
Ia menegaskan, kegiatan Dzikir dan Tabligh Akbar akan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Luwu sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan membangun masyarakat yang religius.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Abdul Somad mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Menurutnya, kehadiran ribuan jamaah merupakan wujud kecintaan masyarakat Luwu terhadap kegiatan keagamaan.
“Ini adalah doa bapak dan ibu semua. Mengumpulkan manusia sebanyak ini sejauh mata memandang bukanlah hal yang mudah,” ungkapnya.
“Karena itu, tidak ada yang dapat kita ucapkan selain Alhamdulillah wa syukurillah wa la haula wa la quwwata illa billah. Ini bukan karena kemampuan kita, tetapi karena pertolongan Allah SWT,” kata Abdul Somad.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program keagamaan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Luwu.
Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Beberapa program yang mendapat apresiasi antara lain pelaksanaan salat Dhuha berjamaah di lingkungan pemerintahan serta pemberian hadiah umrah bagi imam masjid.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung syiar Islam dan meningkatkan semangat beribadah.
“Program-program seperti ini sangat baik dan perlu terus dipertahankan. Ketika pemerintah memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Dzikir dan Tabligh Akbar berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian dzikir, tausiah, hingga doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan, kemajuan, dan kesejahteraan Kabupaten Luwu.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai daerah.












