Luwu

40 SD Meriahkan Karnaval Budaya Bumi Sawerigading

×

40 SD Meriahkan Karnaval Budaya Bumi Sawerigading

Sebarkan artikel ini
40 SD Meriahkan Karnaval Budaya Bumi Sawerigading
Kominfo Luwu

LUWU, sindosulsel.com – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, SH, secara resmi melepas peserta Karnaval Budaya Bumi Sawerigading Tahun 2026 di pelataran Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Kebudayaan Bumi Sawerigading yang digelar untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Festival yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Luwu bekerja sama dengan Aliansi Pemerhati Kebudayaan itu berlangsung selama dua hari, 7–8 Agustus 2026.

Sebanyak 40 sekolah dasar (SD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Luwu ambil bagian dalam karnaval tersebut.

Keterlibatan para pelajar menjadi upaya nyata untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap adat, seni, tradisi, dan kearifan lokal sejak usia dini.

Dalam sambutan Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa Karnaval Budaya Bumi Sawerigading bukan sekadar ajang menampilkan busana adat, kesenian, dan kreativitas masyarakat.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan wujud penghormatan dan kecintaan terhadap warisan budaya Tana Luwu yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Sawerigading mengajarkan keberanian, persatuan, kebijaksanaan, serta semangat membangun daerah dengan tetap menjunjung tinggi adat dan kearifan lokal,” ujar Dhevy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para seniman, budayawan, sekolah, komunitas, perangkat daerah, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Kebudayaan Bumi Sawerigading 2026.

Menurutnya, Kabupaten Luwu sebagai Bumi Sawerigading memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan tradisi yang menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Melalui karnaval budaya ini, kita berharap identitas budaya Luwu semakin dikenal luas dan mampu menjadi daya tarik dalam pengembangan sektor pariwisata daerah,” lanjutnya.

Kepada seluruh peserta, Wakil Bupati berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga ketertiban dan keselamatan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan sportivitas.

Ia menegaskan, karnaval budaya harus menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari masyarakat Bumi Sawerigading.

Dhevy mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal.

Menurutnya, budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus terus dihidupkan melalui karya, pendidikan, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Luwu, serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.