SIDRAP, sindosulsel.com – Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda memaparkan visi dan arah kebijakan kepemimpinannya melalui commander wish di hadapan para perwira jajaran Polres Sidrap.
Kegiatan tersebut berlangsung di Tathya Dharaka Theater Polres Sidrap pada Senin (24/8/2026) siang.
Dalam kesempatan itu, AKBP Indra Waspada Yuda memaparkan konsep kepemimpinannya yang dirangkum dalam tiga program utama atau 3P, yakni Polisi yang Memberi Rasa Aman, Polisi yang Melayani, dan Polisi yang Mendukung Pembangunan.
Menurut Kapolres, rasa aman merupakan hal mutlak yang harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Berbagai aktivitas masyarakat akan berjalan dengan baik apabila kepolisian mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Polisi yang memberi rasa aman adalah wujud nyata kehadiran negara melalui pendekatan yang humanis, responsif, dan preventif. Hal ini diwujudkan lewat patroli rutin di area publik, pelayanan cepat tanpa pandang bulu, serta komunikasi yang dekat dengan masyarakat sehari-hari,” ujar AKBP Indra.
Baca Juga : TNI-Polri Padamkan Kebakaran Lahan 11 Hektare di Lainungan Sidrap
Ia menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah pencegahan, pelayanan, serta komunikasi yang mampu membangun rasa aman dan kepercayaan publik.
AKBP Indra juga mengingatkan seluruh personel bahwa tugas utama Polri adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum.
Karena itu, personel Polri diharapkan mampu memberikan contoh dan menjadi teladan yang baik dalam menjalankan tugas maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.
“Pelayanan ini mencakup patroli di jalan raya, penerimaan laporan kejahatan, hingga bantuan darurat 24 jam yang bisa diakses kapan saja oleh warga,” lanjutnya.
Baca Juga : Dandim 1420 Sidrap Turun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan di Mattirotasi
Selain memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat, AKBP Indra menegaskan Polres Sidrap akan senantiasa mendukung berbagai program prioritas pemerintah, baik di tingkat daerah, regional maupun nasional.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam pembangunan dilakukan dengan memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga sehingga berbagai program pemerintah dan aktivitas perekonomian dapat berjalan dengan baik.
Polri juga memiliki peran dalam mencegah potensi konflik serta berbagai gangguan keamanan dan hukum yang dapat menghambat pembangunan.
“Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Sidrap, mendukung pembangunan nasional melalui penjagaan stabilitas keamanan, pengawalan investasi, serta program langsung seperti pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, dukungan terhadap ketahanan pangan, dan pengamanan program strategis pemerintah di berbagai daerah,” tutupnya.
Melalui tiga arah kebijakan tersebut, AKBP Indra berharap seluruh jajaran Polres Sidrap memiliki kesamaan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga situasi kamtibmas, serta mendukung program pembangunan.












