Sidrap

UMS Rappang Buka Seleksi Staf Pascasarjana, 18 Pelamar Ikuti Wawancara

×

UMS Rappang Buka Seleksi Staf Pascasarjana, 18 Pelamar Ikuti Wawancara

Sebarkan artikel ini
UMS Rappang Buka Seleksi Staf Pascasarjana, 18 Pelamar Ikuti Wawancara

SIDRAP, sindosulsel.com – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar seleksi penerimaan staf untuk mendukung pengelolaan program Pascasarjana, khususnya Program Studi Administrasi Publik.

Sebanyak 18 pelamar dari berbagai perguruan tinggi mengikuti proses rekrutmen tersebut.

Tahapan wawancara berlangsung di lantai 4 Gedung Rektorat UMS Rappang pada Selasa (06/10/2026).

Para peserta menjalani wawancara sebagai bagian dari proses penentuan calon staf yang nantinya akan ditempatkan untuk mendukung pelayanan administrasi Pascasarjana UMS Rappang.

Wakil Rektor III UMS Rappang Herman D mengatakan, rekrutmen dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan Pascasarjana.

“Rekrutmen hari ini dilakukan berdasarkan jumlah pelamar yang masuk beberapa waktu lalu. Ada pergeseran staf dari Pascasarjana ke fakultas sehingga berdasarkan hasil analisis sumber daya manusia, kami melihat adanya kekurangan SDM yang betul-betul memiliki kemampuan profesional untuk mengelola Pascasarjana,” kata Herman usai proses wawancara pada Selasa (06/10/2026).

Baca Juga : FIK-FEB UMS Rappang Bahas Tindak Lanjut Hasil Audit Mutu Internal

Menurutnya, kebutuhan tambahan staf menjadi penting seiring dengan pengelolaan sejumlah program studi Pascasarjana di UMS Rappang.

Calon staf yang diterima diharapkan memiliki kompetensi dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, terutama dalam menunjang pelayanan administrasi kepada mahasiswa, dosen, dan pihak terkait lainnya.

Baca  1.589 Mahasiswa UKJP Palopo Diwisuda, Rata-rata IPK Lulusan 3,79

“Karena ke depan kita harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa, dosen, dan pihak lainnya. Pelaksanaan pelayanan di Pascasarjana, khususnya S2 Administrasi Publik, S3 Administrasi Publik, S2 Pendidikan Bahasa Indonesia, dan S2 Pendidikan Bahasa Inggris, harus betul-betul bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

Herman mengatakan proses seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan, pengalaman kerja, serta kompetensi setiap pelamar.

Baca Juga : Mahasiswa S2 UMS Rappang Gagas Model Kolaboratif-Digital Musrenbang Desa untuk Smart Village

Ia menegaskan rekrutmen tidak boleh didasarkan pada faktor kedekatan maupun suka atau tidak suka terhadap peserta.

“Kami berharap seleksi yang dilakukan ini betul-betul menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki potensi bagus. Kami tidak melihat dari mana seseorang berasal. Dengan kata lain, rekrutmen tidak boleh berdasarkan like atau dislike, tetapi harus melihat kemampuan dan pengalaman kerja yang dimiliki,” tegasnya.

Menurutnya, profesionalisme menjadi salah satu aspek penting karena staf Pascasarjana akan berhadapan langsung dengan berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan akademik.

UMS Rappang berharap calon staf yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diberikan.

“Sehingga nantinya mereka bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan secara profesional sesuai dengan tupoksi yang diberikan,” pungkas Herman.