Bone

Mesin Katinting Rusak, Nelayan Asal Waetuwo Ditemukan Selamat Usai 2 Hari Hilang di Teluk Bone

×

Mesin Katinting Rusak, Nelayan Asal Waetuwo Ditemukan Selamat Usai 2 Hari Hilang di Teluk Bone

Sebarkan artikel ini
Mesin Katinting Rusak, Nelayan Asal Waetuwo Ditemukan Selamat Usai 2 Hari Hilang di Teluk Bone

BONE, sindosulsel.com – Seorang nelayan asal Waetuwo bernama Sompe (46) ditemukan selamat setelah dua hari terombang-ambing di laut lepas perairan Teluk Bone.

Penyebab kejadian tersebut diketahui karena mesin perahu katinting yang ditumpanginya mengalami kerusakan di tengah laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nelayan tersebut sempat hilang kontak dengan pihak keluarga.

Selain kerusakan mesin, cuaca buruk dengan ombak tinggi di perairan Teluk Bone turut memperparah kondisi korban saat berupaya mencari nafkah.

Sompe terombang-ambing di tengah laut hingga akhirnya berhasil menemukan sebuah bagang.

Ia kemudian diselamatkan oleh nelayan lain dan mesin perahunya sempat diperbaiki di tempat tersebut sebelum akhirnya ia pulang kembali ke kediamannya di Waetuwo.

Baca Juga : Tanete Riattang Jadi Pusat Pelayanan KB Hari Kontrasepsi Sedunia di Bone

Lurah Waetuwo, Ikbal, saat dikonfirmasi pada Rabu (7/10/2026), membenarkan peristiwa tersebut.

“Tadi pagi baru kembali sekitar jam 9 pagi. Mesin katintingnya rusak, dan dia kembali setelah mesinnya diperbaiki di bagang. Setelah hilang dua hari, ia ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap Ikbal.

Peristiwa ini bermula ketika Sompe, warga Lapanni, Kelurahan Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, dilaporkan belum kembali ke rumah setelah berangkat melaut sejak Senin (5/10/2026).

Baca  Dukung Pendidikan Anak Usia Dini, Kapolres Bone Resmikan Renovasi TK Kemala Bhayangkari 09

Ia diketahui berangkat seorang diri sekitar pukul 16.00 WITA menggunakan perahu katinting berwarna hijau untuk memancing ikan.

Saat itu, korban diperkirakan melaut di sekitar Perairan Kilat Hijau.

Baca Juga : Bupati Bone Terima Brevet Kehormatan Kavaleri, Perkuat Sinergi Pemda dan TNI

Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri karena Sompe belum juga kembali hingga Selasa (6/10/2026).

Namun, keberadaan korban saat itu belum berhasil ditemukan oleh keluarga.

Menanggapi hilangnya korban, Bhabinkamtibmas bersama Lurah Waetuwo dan personel Satpolairud Polres Bone mendatangi rumah korban di Lapanni sekitar pukul 22.30 WITA.

Mereka berkoordinasi dan menggali informasi dari anak korban yang bernama Buniati.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim SAR Kabupaten Bone untuk mendukung upaya pencarian.

Tim SAR mulai dilibatkan dalam operasi pencarian setelah menerima laporan resmi mengenai nelayan yang hilang tersebut, hingga akhirnya korban dipastikan telah pulang dengan selamat.