Palopo

Kementan Alokasikan Anggaran Rp 24 Miliar untuk Luwu Raya

×

Kementan Alokasikan Anggaran Rp 24 Miliar untuk Luwu Raya

Sebarkan artikel ini
Kementan Alokasikan Anggaran Rp 24 Miliar untuk Luwu Raya
FOTO : Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman didampingi Penjabat Wali Kota Palopo, Asrul Sani, foto bersama peserta Temu Teknis Pekebun.(Chaeruddin)

Diketahui, Menteri Pertanian beserta rombongan menghadiri Temu Teknis Pekebun yang mengangkat Tema, “Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produksi Perkebunan, serta pameran produk hasil pertanian dan perkebunan di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu, (3/2/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Amran Sulaiman, melakukan dialog dengan pelaku usaha UMKM, petani dan pekebun. Kelangkaan pupuk dan sulitnya mendapatkan solar bersubsidi, dua persoalan utama yang diutarakan petani dan pekebun dalam pertemuan tersebut.

Amran Sulaiman, menyampaikan tahun 2024 tidak boleh lagi ada petani ataupun pekebun yang mengeluhkan kelangkaan pupuk. Karena, pemerintah pusat telah menambah alokasi dana untuk ketersediaan pupuk sebesar Rp 14 triliun untuk 2,5 juta ton pupuk bersubsidi.

“Tahun ini tidak boleh lagi ada kelangkaan pupuk hingga dikeluhkan petani. Untuk Luwu Raya dan Toraja, petani cukup menggunakan KTP kalau tidak punya kartu tani, untuk mendapatkan pupuk. Para pengecer jangan dipersulit petani, kalau ada pengecer yang mempersulit, kami cabut izinnya,” katanya.

“Sudah diputuskan, untuk mendapatkan solar, petani dan pekebun hanya menggunakan tandatangan kepala desa atau lurah setempat. Jangan dipersulit petani, karena mereka ini pahlawan kita dalam menjaga ketahanan pangan negara kita,” lanjutnya.

Di Kesempatan yang sama, Penjabat Wali Kota Palopo, Asrul Sani, menyampaikan terimakasih dan selamat datang kepada Menteri Pertanian Ri beserta rombongan. ” Ini menjadi kebanggan bagi kami dan menjadi spirit dan penyemangat baru untuk membangun pertanian di Palopo,” ujarnya.

Asrul Sani, memaparkan 273 ribu hektar luas wilayah Kota Palopo, dimana 58 persen merupakan tutupan hutan. “5,83 pertumbuhan ekonomi Kota Palopo dan 20 persen sektor perdagangan dan jasa dan 17 persen dari sektor pertanian dengan luas lahan pertanian 10.668 hektar,” terangnya.

Setelah acara Temu Teknis Pekebun, Amran Sulaiman, lanjut memberikan kuliah umum di Ruang Ratona Kantor Wali Kota Palopo. Bersama Mentan, hadir pula, Dirjen Perkebunan, Andi Nur Alam Syah, Satgas Pangan, Brigjen Pol Helfi Assegaf, Direktur IPDN Makassar, Profesor Murtir Jeddawi, Anggota DPR RI, La Tinro La Tunrung, serta sejumlah pejabat Kementerian RI.

Baca juga berita di Google News