Nasional

PT Vale Optimalkan Digitalisasi untuk Tingkatkan Keselamatan

×

PT Vale Optimalkan Digitalisasi untuk Tingkatkan Keselamatan

Sebarkan artikel ini
PT Vale Optimalkan Digitalisasi untuk Tingkatkan Keselamatan
FOTO : Wakil Presiden Direktur (Wapresdir)  PT Vale Adriansyah Chaniago saat menjadi pembicara pada Mining Executive Talk.(*)

“Untuk sampai kesana (2050) banyak sekali inisiatif- inisiatif yang harus dilakukan yang mungkin teknologinya masih setengah jadi atau seperempat. Jadi target nomor satu yang kami bisa lakukan adalah kita set yang paling feasible di 2030,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Teknik atau Kepala Inspektur Tambang Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Sunindyo Suryo Herdadi, menekankan agar  ke depan insan pertambangan tetap harus memberikan penguatan terhadap kegiatan operasional di lapangan dengan mengedepankan budaya K3, agar aman dan selamat dalam bekerja sehingga tetap terjaga keberlangsungan usahanya.

“Keberlangsungan usaha inilah yang menjadi  poin kita di tahun ini, karena kita melihat bahwa kita sudah banyak melihat contoh akibat mispersepsi dari bagaimana keselamatan itu yang dipandang masih menjadi center cost dibandingkan investasi,” katanya.

Dijelaskannya, ke depan ini memang kondisi-kondisi tambang yang memiliki resiko tinggi akan didorong bagaimana peran dari penggunaan SDM atau human itu dikurangi dan digantikan dengan peralatan. “Mungkin bisa dikendalikan secara jauh dan remote dan juga kita berharap kondisi kecermatan dari peralatan yang digunakan dan resiko terhadap bahaya kita kurangi, terutama tambang-tambang yang posisi cadangannya sudah sangat marjinal tapi tetap memiliki produktivitas,” jelasnya.

Lebih lanjut Sunindya berharap perlu adanya sinergi  terhadap peningkatan produktivitas di tambang dalam transformasi digital. Kemudian perlunya mitigasi ,tantangan teknis dan sosial, serta efisiensi biaya operasional.

Direktur Utama Majalah Tambang Atep A Rofiq mengatakan, kegiatan Mining Executive Talk bertujuan membahas bagaimana pertambangan memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian negara, juga bisa menyelaraskan dengan kehidupan sosial. Kata Atep, sektor pertambangan menjadi satu penopang perekonomian nasional dan memiliki tanggung jawab terutama terkait sustainability dan green economy.

Menurutnya, digitalisasi dan pemanfaatan teknologi menjadi penting serta menjadi kunci  bagaimana sustainability di sektor pertambangan bisa dilaksanakan. “Jadi, baik di (sektor) mineral maupun di batubara bukan hal yang asing lagi di sektor pertambangan, bahwa teknologi informasi dan kemudian juga teknologi digital ini sudah dikembangkan,” ujar Atep.(*)

Baca juga berita di Google News