News

128 Pemuda Luwu Timur Ikut Pelatihan Wirausaha, Belajar Bangun Bisnis dari Nol

×

128 Pemuda Luwu Timur Ikut Pelatihan Wirausaha, Belajar Bangun Bisnis dari Nol

Sebarkan artikel ini
128 Pemuda Luwu Timur Ikut Pelatihan Wirausaha, Belajar Bangun Bisnis dari Nol
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Aswan Asis membuka kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pemula, di Hotel Sikumbang, Tomoni (Sumber: Asdhar)

MALILI, sindosulsel.com – Sebanyak 128 pemuda dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Luwu Timur mengikuti Pelatihan Wirausaha Pemula yang digelar Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Parmudora). Selama dua hari, peserta tidak hanya mempelajari teori kewirausahaan, tetapi juga dibimbing menyusun langkah konkret membangun usaha dari tahap awal.

Pelatihan berlangsung pada 6–7 Agustus 2026 di Hotel Sikumbang, Tomoni. Pesertanya merupakan pemuda berusia 16 hingga 30 tahun, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta calon wirausaha yang memiliki minat membangun usaha.

Kepala Dinas Parmudora Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Syafaat, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu membangun usaha yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.

Selain memperkuat kemampuan berwirausaha, pelatihan juga dirancang untuk membantu peserta mengenali potensi diri, melihat peluang usaha, hingga mengelola bisnis secara berkelanjutan.

Dibekali Business Plan hingga Digital Marketing

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari Master Education Center Makassar yang disusun sesuai kebutuhan calon pelaku usaha.

Materi yang diberikan meliputi mindset entrepreneur, mengenali potensi diri dan peluang usaha, menentukan ide bisnis serta melakukan validasi pasar. Peserta juga belajar menyusun Business Model Canvas, memahami legalitas usaha, membangun branding, memanfaatkan digital marketing, hingga menyusun action plan sebagai panduan menjalankan usaha.

Rangkaian materi tersebut bertujuan agar peserta tidak hanya memiliki semangat berwirausaha, tetapi juga memahami tahapan membangun bisnis sejak tahap perencanaan hingga pemasaran.

Mewakili Bupati Luwu Timur, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Aswan Asis mengajak peserta memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan mengembangkan kemampuan sekaligus menggali potensi daerah.

Menurutnya, Kabupaten Luwu Timur memiliki banyak sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha apabila dikelola secara kreatif dan inovatif.

“Jangan kita mencari kerja, tapi bagaimana kita bisa menciptakan lapangan kerja,” ujar Aswan.

Ia juga mengingatkan peserta agar membangun usaha dengan integritas, menjadikan usaha sebagai bagian dari ikhtiar yang bernilai ibadah, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semakin banyak wirausaha muda yang lahir dari desa-desa. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal.