SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Sidrap. Pada Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 08.05 WITA, masyarakat Desa Leppangeng, Kecamatan Pitu Riase, dikejutkan dengan longsor yang melanda sedikitnya 15 titik di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, longsor tersebut mengakibatkan tujuh dusun di Desa Leppangeng lumpuh total. Peristiwa ini diduga dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah itu.
Informasi dari BPBD Sidrap melalui akun resmi Facebook mereka menyebutkan longsor terjadi di beberapa titik antara Dusun 1 Bola Petti dengan Dusun 2 Leppangeng, sehingga menyebabkan sekitar tujuh dusun terisolir.
Adapun wilayah terdampak meliputi:
-
Dusun 2 Leppangeng
-
Dusun 4 Galung
-
Dusun 3 Wala Wala (86 KK, 331 jiwa)
-
Dusun 5 Lengke (75 KK, 270 jiwa)
-
Dusun 6 Tosemang
-
Dusun 7 Lumpingan (32 KK, 106 jiwa)
-
Dusun 8 Rante Siwa (34 KK, 151 jiwa)
Kepala Desa Leppangeng, Alias, membenarkan adanya longsor tersebut.
“Ada kurang lebih 15 titik longsor dan membuat tujuh dusun lumpuh total serta tidak bisa dilalui kendaraan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat malam.
Alias menambahkan, warga yang ingin keluar masuk ke tujuh dusun itu terpaksa berjalan kaki dan melewati area longsor.
“Saat ini saya bersama staf desa masih melakukan pendataan dan akan segera melaporkan kejadian ini ke pemerintah daerah Sidrap,” tutupnya.












