SIDRAP – 273 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidrap, menjalani manasik haji atau simulasi pelaksanaan ibadah haji, di Masjid Agung Pangkajene, Sabtu, (20/4/2024). Sebelum benar-benar melaksanakan ibadah haji di Makkah.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidrap, Muhammad Idris Usman, menyebutkan tujuan manasik haji memberikan pemahaman kepada jemaah haji tentang tata cara berhaji yang sesuai dengan syariat Islam.
“Sehingga pada pelaksanaan haji nanti di Tana Suci, Mekkah, para jamaah haji kita sudah memahami rukun haji atau ibadah wajib haji serta syarat haji. Memberikan pemahaman tata cara menunaikan ibadah haji sesuai syariat,” ujarnya.
Baca juga : https://sindosulsel.com/wakapolri-berikan-10-tiket-umroh-bagi-penggali-kubur-dan-pemandi-jenazah/
Manasik haji dilaksanakan secara bertahap, mulai dari bimbingan teori hingga praktik lapangan. Owner salah satu travel haji dan umroh, PT Annur Ma’arif, H Bunyamin Yafid, menjadi salah satu penyelenggara manasik haji bekerjasama dengan Kemenag Sidrap.
“Tadi ada pelatihan tawaf. Ini teman dari Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, menetapkan tiga titik sebagai tempat untuk mempermudah para calon jamaah haji yang akan melakukan latihan tawaf,” ungkapnya.
“Untuk hari ini kita gabungkan, karena ibadah itu bukan ibadah ritual saja tapi haji itu sebagai aktivitas sosial. Seperti kita ketahui, jumlah calon jamaah haji yang bakal berangkat 273 orang, ini kita upayakan untuk saling mengenal untuk mempermudah pemberangkatan dan komunikasi,” lanjut, Bunyamin Yafid.
Ia berharap, dengan manasik haji tersebut, para jamaah haji nantinya tidak terlalu diarahkan dan semua sudah ada gambaran saat tiba di Tana Suci, Mekkah, untuk melakukan ibadah haji dengan khusyu baik dan benar.
Baca juga berita di Google News












