DaerahSinjai

3.157 Petani Sinjai Tidak Terdaftar di e-RDKK

×

3.157 Petani Sinjai Tidak Terdaftar di e-RDKK

Sebarkan artikel ini
3.157 Petani Sinjai Tidak Terdaftar di e-RDKK
3.157 petani di Kabupaten Sinjai tidak terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi. Foto : Irman Bagoseng

SINJAI – Ribuan Petani di Kabupaten Sinjai diketahui tidak terdata didalam aplikasi Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sinjai, Kamaruddin Samma mengatakan, sebanyak 3.157 orang petani yang tersebar di 7 Kecamatan tidak terdaftar di e-RDKK.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pertanian Kabupaten Sinjai, Kecamatan Tellulimpoe merupakan wilayah yang jumlah petaninya paling banyak tidak terdaftar didalam e-RDKK dengan total 1.444 orang

Disusul Sinjai Selatan dengan jumlah 457 orang, Bulupoddo 600 orang, Sinjai Borong 457 orang, Sinjai Tengah 172 orang dan Sinjai Timur 17 orang serta Sinjai Utara 9 orang.

“Sebanyak 3.157 Nomor Induk Kependudukan (Nik) para petani tertolak atau dianggap tidak valid oleh sistem saat diinput di e-RDKK” ujarnya saat dikonfirmasi Sindosulsel.com, Senin (29/1/2024).

Menurut Kamaruddin, persoalan tersebut telah dilaporkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai ke Kementrian Pertanian (Kementan) RI

“Kami telah bersurat ke Kementrian Pertanian agar data para petani yang sempat tertolak dapat kembali diinput masuk ke dalam aplikasi e-RDKK agar petani dapat mendapatkan pupuk bersubsidi,” jelasnya

Sembari menunggu persoalan itu mendapat respon dari Kementan RI, Kamaruddin menyarankan kepada para petani untuk sementara waktu menggunakan pupuk organik dan pupuk non subsidi lainnya untuk meminimalisir gagal panen

“Solusi sementara bagi petani yang belum terdata di e-RDKK disarankan agar menggunakan pupuk alternatif seperti organik atau pupuk non subsidi lainnya,” pintanya.

Diketahui, Pemkab Sinjau telah mengalokasikan pupuk bersubsidi ke para petani yang ada di Kabupaten Sinjai sebanyak 3.568 Ton untuk pupuk urea dan 3.489 Ton untuk pupuk NPK.

Hanya saja, jumlah pupuk yang telah dialokasikan pemerintah saat ini jumlahnya sangat minim dibanding e-RDKK yang telah diusulkan.

“Jumlah yang kami usul itu, pupuk urea sebanyak 6.757,300 Ton dan NPK 11,874,975 Ton. Jika dipersentase, ada kekurangan kouta pupuk urea sebesar 53 persen dan NPK 29 persen jika dibandingkan jumlah petani Sinjai yang masuk dalam daftar RDKK pada tahun sebelumnya,” tandasnya

*Irman Bagoseng