Sidrap

Gandeng TNI-Polri, Bulog Sidrap Gelar Gerakan Pangan Murah

×

Gandeng TNI-Polri, Bulog Sidrap Gelar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Gandeng TNI-Polri, Bulog Sidrap Gelar Gerakan Pangan Murah

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Dalam upaya menjaga kestabilan harga pangan dan memperkuat daya beli masyarakat, Bulog Sidrap bersama Dinas Ketahanan Pangan, TNI, dan Polri menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah fasilitas umum, seperti Pasar Pangkajene dan Pasar Rappang.

Kepala Bulog Sidrap, Simon Melkisedek Lakapu, turut hadir meninjau langsung pelaksanaan GPM tersebut.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“GPM ini hadir untuk menjaga kestabilan harga, membantu daya beli masyarakat, dan mencegah panic buying. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena ketersediaan bahan pokok insyaallah aman,” jelas Simon.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan GPM adalah hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan distributor pangan.

Melalui gerakan ini, rantai distribusi pangan dipangkas agar harga yang ditawarkan lebih rendah dibanding harga pasar.

“GPM bukan untuk menggantikan pasar, melainkan sebagai penyeimbang harga. Insyaallah kegiatan ini akan rutin digelar di seluruh kecamatan di Sidrap,” tambahnya.

Baca  128 Atlet Ikuti Kapolres Cup I Sidrap, Total Hadiah Rp120 Juta

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan program ini. Meski ramai, pembelian tetap dilakukan secara tertib dan proporsional tanpa aksi borong berlebihan.

“Masyarakat membeli sesuai kebutuhan. Ini menandakan kepercayaan terhadap pemerintah bahwa stok pangan aman dan harga stabil,” ujar Simon.

Program GPM juga diharapkan mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sidrap, khususnya melalui penguatan ketahanan pangan dan peningkatan akses terhadap gizi seimbang.

Sejumlah manfaat dari Gerakan Pangan Murah di antaranya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memberikan akses pangan terjangkau, mencegah inflasi, memangkas rantai distribusi yang panjang, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Diketahui, pelaksanaan program ini sudah berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, dan akan terus berlanjut di sejumlah sentra pasar rakyat di wilayah Sidrap.