SINDOSULSEL.COM, Makassar- Persatuan Olahraga Berkuda (PORDASI) Sulawesi Selatan mengirimkan seorang atlet panahan tradisional, Nasri Suudi, untuk bertanding di ajang bergengsi “Conquest Cup Fetih Kupasi” yang akan digelar di Istanbul, Turki, akhir Mei 2024.
Nasri Suudi, utusan dari PORDASI Kabupaten Sidrap, mendapatkan kesempatan ini setelah memenangkan seleksi atlet yang diadakan pada tahun 2023.
Ketua PORDASI Sulawesi Selatan, Muzayyin Arif, menyatakan bahwa pengiriman atlet ke kejuaraan di Turki ini merupakan komitmen PORDASI Sulsel dalam pembinaan atlet.
PORDASI Sulsel akan memfasilitasi semua kebutuhan Nasri Suudi, mulai dari keberangkatan hingga kepulangannya ke Indonesia.
“Kami berharap Nasri Suudi dapat memperkenalkan Sulawesi Selatan di kancah internasional. Ini merupakan tindak lanjut dari seleksi yang dilakukan pada tahun 2023,” ujar Muzayyin Arif setelah acara pelepasan atlet di Makassar, Senin (20/5/2024).
Baca juga : Pengurus KORMI BONE Dilantik, Berikut Pesan PJ Bupati Bone
Program ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang di bawah naungan PORDASI Sulsel sebagai bentuk pembinaan dari komisi berkuda memanah.
Nasri Suudi mengungkapkan kesempatan langka untuk bertanding di Turki ini adalah hasil dari latihan rutin yang dijalaninya.
“Panahan adalah olahraga yang terukur. Untuk mendapatkan hasil maksimal, tentu harus latihan rutin. Alhamdulillah, tahun ini saya terpilih mewakili Sulawesi Selatan di ajang internasional ini. Saya akan memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
Conquest Cup Fetih Kupasi adalah turnamen panahan tingkat dunia yang digelar di Turki setiap akhir bulan Mei untuk memperingati pembebasan Konstantinopel oleh Sultan Mehmed II (Sultan Muhammad Al Fatih).
Setelah 53 hari dikepung, Konstantinopel akhirnya jatuh pada tanggal 29 Mei 1453, menandai runtuhnya kekuasaan Bizantium pada abad pertengahan. Setelah penaklukan tersebut, Konstantinopel dijadikan ibu kota Dinasti Ottoman menggantikan Adrianople.
Baca juga berita di Google News












