Luwu

Bupati Patahudding Ingatkan Petani, Sisihkan 10 Persen Gabah Jadi Cadangan

×

Bupati Patahudding Ingatkan Petani, Sisihkan 10 Persen Gabah Jadi Cadangan

Sebarkan artikel ini
Bupati Patahudding Ingatkan Petani, Sisihkan 10 Persen Gabah Jadi Cadangan

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Alih-alih menjual habis hasil panen, Bupati Luwu H. Patahudding meminta petani menyimpan minimal 10 persen gabah mereka.

Pesan ini ia sampaikan saat membuka Gerakan Pangan Murah serentak di Belopa, sebagai langkah menjaga ketahanan pangan sekaligus mengantisipasi lonjakan harga beras.

Bupati Luwu, H. Patahudding, mengingatkan para petani agar tidak menjual habis hasil panen gabahnya.

Minimal, kata dia, sisihkan 10 persen sebagai cadangan bagi keluarga sendiri jika sewaktu-waktu harga beras kembali melonjak.

“Jangan sampai semua hasil panen dijual. Simpanlah sedikit untuk kebutuhan keluarga, minimal 10 persen, supaya kita tidak kelabakan kalau harga beras naik lagi,” tegas Patahudding saat membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Opu Daeng Risaju, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Senin (29/9/2025).

Pesan itu ia sampaikan karena beberapa bulan lalu Kabupaten Luwu sempat mencatat inflasi tertinggi kedua di Sulawesi Selatan.

Baca  Potensi Rumput Laut Luwu Besar, Patahudding Dorong Pengelolaan Diperkuat

Berkat kolaborasi Pemkab bersama TNI-Polri, Forkopimda, serta intervensi pangan melalui GPM, Luwu kini masuk empat besar daerah yang sukses menekan inflasi.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama semua pihak, laju inflasi berhasil kita kendalikan,” kata Patahudding.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI-Polri yang terlibat langsung menyalurkan beras SPHP Bulog ke masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Luwu, Makkawaru, menyebut kegiatan GPM ini digelar serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dengan dukungan Bank Indonesia.

“Tujuannya jelas, untuk pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan,” ungkapnya.

Adapun harga bahan pangan yang dijual di lokasi antara lain: Beras SPHP Rp60.000/5 kg, Bawang Merah Rp35.000/kg, Bawang Putih Rp32.000/kg, Minyak Kita Jerigen Rp90.000/5 liter, Gula Pasir Rp17.000/kg, Minyak Kita Bantal Rp15.500/liter, Tepung Terigu Rp10.000/kg, dan Telur Ayam Ras Rp54.000/rak.