Luwu

Bupati Luwu Sentil ASN: Kita Digaji untuk Layani Rakyat dengan Senyum

×

Bupati Luwu Sentil ASN: Kita Digaji untuk Layani Rakyat dengan Senyum

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu Sentil ASN: Kita Digaji untuk Layani Rakyat dengan Senyum

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Bupati Luwu H. Patahudding menegaskan bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat, bukan sebaliknya.

Ia bahkan mengingatkan bahwa gaji yang diterima berasal dari rakyat, sehingga pelayanan harus diberikan dengan penuh senyum sebagai ciri khas budaya Malebbi.

“Kita digaji untuk melayani masyarakat. Jadi layani dengan penuh senyum, karena ciri khas malebbi itu adalah senyuman,” ujarnya.

Pesan tajam itu disampaikan Bupati Luwu, H. Patahudding, saat meresmikan pemanfaatan gedung Intensive Coronary Care Unit (ICCU) Jantung di RSUD Batara Guru Belopa yang sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-20 rumah sakit tersebut, Senin (29/9/2025).

Patahudding menekankan, pembangunan sarana kesehatan hanya akan berarti jika dibarengi dengan pelayanan prima dari seluruh aparatur, mulai dari dokter hingga tenaga administrasi.

“Alhamdulillah, ini kemajuan bagi RSUD Batara Guru. Saya minta maksimalkan pelayanan, jangan setengah hati. Ingat, tugas pokok ASN adalah melayani masyarakat dengan profesional, bermartabat, dan penuh senyum,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat ulang tahun untuk RSUD Batara Guru, sekaligus mengingatkan agar perayaan tidak sekadar seremonial.

“Saya harap HUT berikutnya bisa lebih difokuskan ke kegiatan sosial, terutama yang menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah,” tambahnya.

Direktur RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim, dalam laporannya menyebut saat ini rumah sakit memiliki 1.130 pegawai, termasuk 34 dokter ahli dengan beragam spesialisasi.

Dengan tambahan ruang ICCU, kapasitas tempat tidur naik dari 250 menjadi 285 unit.

“Program Universal Health Coverage (UHC) benar-benar dirasakan masyarakat. Bahkan, berkat dukungan Pak Bupati, kami juga sudah menandatangani komitmen bersama Kementerian Kesehatan untuk pengadaan alat pasang ring jantung, CT Scan, dan alat kemoterapi,” jelas dr Daud.

Ia menambahkan, RSUD Batara Guru kini tengah mengusulkan kenaikan status menjadi rumah sakit Tipe B, karena persyaratannya sudah terpenuhi.