SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Arif melantik pejabat baru Direktur UPT RSUD Nene Mallomo dan dua pejabat struktural lainnya secara terbuka di halaman rumah sakit, Selasa pagi (7/10/2025) pukul 09.00 WITA.
Pelantikan yang digelar di ruang terbuka tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel, sekaligus memastikan proses mutasi dan pengangkatan pejabat dilakukan secara transparan di hadapan publik.
Bupati Syaharuddin Arif dalam kesempatan itu melantik dr. Suwarta Yuddin Pande sebagai Direktur UPT RSUD Nene Mallomo, menggantikan pejabat sebelumnya.
Selain itu, Salahuddin, SKM., M.Kes diangkat sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan, dan drg. Parmita ditetapkan sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Penunjang Medis RSUD Nene Mallomo.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 800.1.3.3/2994/BKPSDM tertanggal 7 Oktober 2025, yang merupakan tindak lanjut dari surat rekomendasi Direktur Pengawasan dan Pengendalian BKN Nomor 18954/A/K.02.03/SD/F.I/2025 tertanggal 1 Oktober 2025 tentang Rekomendasi Pengangkatan Pejabat Administrator dan Mutasi Pejabat Pengawas di Kabupaten Sidrap.
Baca Juga : Dituding Mahal, Begini Penjelasan Pengelola Parkir RSUD Nene Mallomo
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Arif menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal wajar dalam sistem birokrasi, sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
“Kegiatan ini adalah bentuk penyegaran yang umum dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Tidak ada dendam, tidak ada saling menjegal. Rotasi ini bagian dari pengabdian ASN kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi mereka selama bertugas di RSUD Nene Mallomo.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sidrap, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Mashuri, Pak Yahya, dan drg. Syahria Usman atas kinerja dan pengabdiannya yang telah membawa rumah sakit ini melayani masyarakat dengan baik,” ujar Syaharuddin.
Menariknya, pelantikan dilakukan secara terbuka di halaman rumah sakit agar masyarakat dapat menyaksikan langsung proses tersebut. Bupati menjelaskan, hal ini merupakan bentuk nyata keterbukaan pemerintah daerah dalam menjalankan roda birokrasi.
“Saya sengaja meminta pelantikan dilakukan di halaman RSUD agar masyarakat Sidrap dan seluruh Indonesia melihat bahwa niat kita tulus. Tidak ada yang disembunyikan,” tandasnya.
Bupati Syaharuddin juga berpesan agar para pejabat yang baru dilantik melanjutkan program-program baik yang telah berjalan sebelumnya dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Apa yang sudah baik, lanjutkan. Yang masih kurang, jangan saling menyalahkan, tapi cari solusi bersama. Saya ingin manajemen RSUD Nene Mallomo tetap kompak dan terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Sidrap,” tutupnya.
(Ridwan/SINDOSULSEL.COM)












