SINDOSULSEL.COM, Bone – Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Hal itu terlihat dari kehadiran Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Konstruksi Sekolah Rakyat Tahun 2025 serta pembahasan usulan program untuk tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Gammara, Kota Makassar, pada Hari Selasa (11/11/2025), dan diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan.
Rakor ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah dan kementerian untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan teknis dan administrasi dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif Kementerian Sosial RI yang bertujuan memberdayakan masyarakat di bidang pendidikan, khususnya bagi anak-anak dan warga yang belum terjangkau sistem pendidikan formal.
Baca Juga : Wakil Bupati Bone Hadiri HUT ke-418 Kota Makassar
Program ini diharapkan menjadi jembatan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tertinggal dan terpencil.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kita ingin program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini sangat diperlukan agar Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Andi Akmal.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara. Program Sekolah Rakyat, menurutnya, merupakan langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan pendidikan inklusif hingga ke pelosok desa.
“Melalui sinergi ini, kami berharap Bone dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa, langsung dari jantung komunitas mereka,” tambahnya.
Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bone yang sebelumnya telah meresmikan Sekolah Rakyat pertama di Kabupaten Bone.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi inspirasi untuk memperluas program di tahun-tahun mendatang.
“Pak Bupati sudah meletakkan pondasi penting dengan peresmian Sekolah Rakyat beberapa waktu lalu. Kini tugas kami memastikan keberlanjutan dan perluasan program ini agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Akmal menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone akan terus menjalin sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat tahun 2025 berjalan optimal, sekaligus mempersiapkan tambahan usulan untuk tahun 2026.
“Harapan kami sederhana, agar tidak ada lagi anak-anak Bone yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi atau jarak. Sekolah Rakyat harus menjadi rumah belajar yang membuka peluang dan harapan baru bagi masa depan mereka,” pungkasnya.
Rakor tersebut dihadiri oleh perwakilan kementerian, pemerintah daerah, dan tim teknis pelaksana dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan yang juga berkomitmen mendukung keberhasilan program strategis nasional di bidang pendidikan ini.












