PINRANG, sindosulsel.com – Berbagai inovasi dan terobosan yang digagas Lurah Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Andi Rahmat, berhasil membawa Kelurahan Benteng menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian luas.
Program-program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pelayanan pemerintahan, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi, keamanan lingkungan, penyelesaian konflik sosial, hingga kesehatan masyarakat.
Kepemimpinan Andi Rahmat dikenal dekat dengan masyarakat. Di tengah kesibukannya sebagai lurah, ia rutin turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi, keluhan, serta kebutuhan warga.
Pendekatan kolaboratif yang melibatkan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan di Kelurahan Benteng.
Baca juga : UMKM Sidrap Meraup Untung Besar dalam Kejurda GMC Seri Dua
Bersama warga, aparat TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, serta mahasiswa KMP Patampanua, sejumlah inovasi berbasis partisipasi masyarakat berhasil diwujudkan.
Salah satunya adalah Warung Kopi UMKM KoPsen Kelurahan Benteng, yang menjadi ruang pemberdayaan pelaku usaha mikro sekaligus wadah berkumpul dan berdiskusi bagi masyarakat.
Program ini bahkan dinilai sebagai salah satu inovasi pemberdayaan UMKM yang unik di Sulawesi Selatan.
Di bidang sosial dan keamanan, Andi Rahmat menggagas Rumah Restorative Justice (RJ) sebagai sarana penyelesaian berbagai persoalan warga melalui pendekatan musyawarah dan perdamaian.
Selain itu, Kelurahan Benteng juga membentuk Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) yang melibatkan perwakilan warga dari tiga lingkungan bersama aparat kepolisian guna memperkuat komunikasi serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Prestasi lain yang turut mengharumkan nama Kelurahan Benteng adalah keberhasilan membangun Kampung Bebas Jentik sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan saat melakukan kunjungan ke Kelurahan Benteng.
Keberhasilan itu menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mampu menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Baca juga : Tingkatkan Ekonomi Warga, Bupati Sidrap Tinjau Pembangunan 30 Lapak UMKM di Ganggawa
Dalam menjalankan berbagai program tersebut, Andi Rahmat juga mendapat dukungan dari sang istri, A. Tety Ansidar, yang aktif mendampingi berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Berbagai pihak menilai inovasi yang lahir dari Kelurahan Benteng dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, dan kalangan mahasiswa.
Dengan semangat gotong royong dan partisipasi publik, Kelurahan Benteng terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Mulai dari pemberdayaan ekonomi, penguatan keamanan, penyelesaian konflik secara damai, hingga peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.
Berbagai capaian tersebut diharapkan menjadi contoh praktik baik tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan serta mendorong lahirnya inovasi serupa di berbagai daerah di Indonesia.












