Sidrap

Sidrap Jadi Daerah Terdepan Dukung Program Sekolah Rakyat

×

Sidrap Jadi Daerah Terdepan Dukung Program Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Sidrap Jadi Daerah Terdepan Dukung Program Sekolah Rakyat

SIDRAP, sindosulsel.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan dan meresmikan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Peresmian Sekolah Rakyat berlangsung di kawasan sekolah, Jalan Poros Rappang-Enrekang, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Jumat (31/7/2026).

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif serta sejumlah pejabat terkait.

PIC Kementerian Sosial, Abdul Muhni Salam, memberikan apresiasi kepada Pemkab Sidrap atas dukungan dan keseriusannya dalam merealisasikan program Sekolah Rakyat.

Baca juga : Kisah Harapan dari SRMP 17 Tabanan: Saat Program Sekolah Rakyat Sentuh Keluarga Kurang Mampu

Menurut Abdul Muhni, Sidrap menjadi salah satu daerah paling awal di Indonesia yang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Ini merupakan investasi peradaban masa depan. Anak-anak kita tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga dibentuk karakternya, kemandiriannya, serta dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Ia menilai langkah Pemkab Sidrap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program nasional yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus pengentasan kemiskinan.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Malik Faizal. Ia menyebut Sidrap sebagai salah satu daerah yang paling siap merealisasikan Sekolah Rakyat.

“Sidrap memiliki lahan terbesar dan menjadi daerah yang paling siap mencanangkan Sekolah Rakyat. Kami mengurus program ini di banyak kabupaten dan kota, namun kesiapan Sidrap sangat luar biasa,” katanya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari implementasi program strategis nasional dalam percepatan pengentasan kemiskinan sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 8.

Sekolah Rakyat di Sidrap dirancang menampung sekitar 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Proses pendidikan akan didukung sekitar 300 tenaga pendidik.

Baca juga : Sekolah Rakyat dan RS Regional Luwu Butuh Daya Besar, PLN Diminta Pastikan Pasokan Listrik

Baca  GTRA Sidrap Tinjau Lahan Eks HGU, Dorong Pengembangan Jagung dan Usaha Warga

Selain pendidikan formal, program ini juga mengintegrasikan pembinaan karakter melalui sistem wali asuh. Setiap pembimbing akan mendampingi sekitar 10 siswa agar proses pendidikan dan pembinaan berlangsung lebih optimal.

Dari sisi pemenuhan kebutuhan siswa, sekitar 4.500 paket makanan disiapkan setiap hari. Program tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan peserta didik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan sekolah.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengaku bersyukur sekaligus terharu karena pembangunan Sekolah Rakyat yang telah menjadi cita-citanya sejak awal menjabat kini dapat diwujudkan.

“Dulu tempat ini hanya hamparan tanah kosong. Hari ini berubah menjadi pusat peradaban melalui pembangunan Sekolah Rakyat yang luar biasa. Dari tempat ini kita akan mengubah wajah Sidrap menjadi lebih cerdas,” ungkap Syaharuddin.

Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan memiliki masa depan lebih baik.

Baca juga : Bupati Sidrap Paparkan Progres Sekolah Rakyat di Forum Evaluasi Kementerian PU

“Sekolah Rakyat adalah cita-cita saya untuk mengubah anak-anak dari keluarga miskin menjadi orang-orang sukses di masa depan,” tegasnya.

Syaharuddin menambahkan, Pemkab Sidrap berkomitmen memastikan pendidikan dapat diakses secara luas oleh masyarakat, terutama mereka yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi.

“Kami ingin pendidikan di Sidrap benar-benar menjadi milik semua orang. Sekolah Rakyat hadir untuk menghapus sekat-sekat akses pendidikan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri dan meraih cita-cita,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan peninjauan sejumlah fasilitas sekolah, penandatanganan prasasti peresmian, serta penyerahan perlengkapan belajar kepada perwakilan peserta didik.

Dengan beroperasinya Sekolah Rakyat, Pemkab Sidrap berharap akses dan partisipasi pendidikan semakin meningkat, sekaligus membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan membangun masa depan yang lebih baik.