BoneEkobis

Bone Siapkan Pengembangan Sapi Perah, Lahan Potensial Mulai Dipetakan

×

Bone Siapkan Pengembangan Sapi Perah, Lahan Potensial Mulai Dipetakan

Sebarkan artikel ini
Bone Siapkan Pengembangan Sapi Perah, Lahan Potensial Mulai Dipetakan

BONE, sindosulsel.com – Pemerintah Kabupaten Bone bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menyiapkan pengembangan sapi perah dengan melakukan identifikasi dan survei wilayah yang dinilai potensial menjadi kawasan peternakan.

Rencana tersebut dibahas saat Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menerima Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan Ir. Taufiq di Rumah Jabatan Bupati Bone pada Kamis (24/09/2026).

Pertemuan membahas pemetaan dan kajian ketersediaan lahan yang dapat mendukung pengembangan sapi perah di Kabupaten Bone.

Survei akan melihat kondisi wilayah, daya dukung lingkungan, ketersediaan lahan, serta potensi pengembangan peternakan.

Hasil kajian nantinya akan digunakan sebagai salah satu dasar menentukan lokasi dan pola pengembangan sapi perah yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah di Bone.

Andi Asman mengatakan pengembangan sapi perah perlu diawali dengan identifikasi potensi wilayah dan kajian ketersediaan lahan agar program dapat direncanakan secara terukur.

Baca Juga : Wabup Bone Andi Akmal Hadiri Rakor Kementan, Bahas Pengembangan Bioethanol

Selain pengembangan sapi perah, pertemuan juga membahas penguatan program Inseminasi Buatan (IB) untuk meningkatkan kualitas genetik dan produktivitas ternak.

Baca  Bupati Bone Hadiri Pesta Panen Mallemmang, 10 Ribu Bibit Ikan Dilepas

Aspek kesehatan hewan turut menjadi perhatian.

Pencegahan dan penanganan penyakit ternak dinilai penting untuk menjaga produktivitas sekaligus keberlanjutan usaha peternakan masyarakat.

“Kita ingin sektor peternakan tidak hanya berkembang dari sisi populasi, tetapi juga kualitas dan produktivitas ternaknya. Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan perguruan tinggi sangat penting untuk memberikan dukungan teknis dan keilmuan,” ujar Andi Asman.

Baca Juga : Wabup Bone Temui KKP, Bahas Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih

Pertemuan tersebut juga melibatkan akademisi dari Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan mendukung kajian teknis pengembangan peternakan dan kesehatan hewan di Bone.

Menurut Andi Asman, pengembangan peternakan perlu disusun berdasarkan potensi dan karakteristik wilayah agar pemanfaatan lahan serta sumber daya daerah dapat dilakukan secara optimal.

Kolaborasi Pemkab Bone, Pemprov Sulsel, dan perguruan tinggi selanjutnya diarahkan pada penyusunan konsep pengembangan kawasan peternakan, peningkatan kualitas ternak, serta penguatan produktivitas usaha peternakan masyarakat.