SIDRAP, sindosulsel.com – Sebagai wujud nyata pelayanan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjamin keselamatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Sidrap secara intensif melakukan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Fokus utama pengamanan ini dikerahkan di kawasan sekolah-sekolah, khususnya pada jam-jam sibuk yang rawan terjadi kemacetan.
Sembari mengatur kelancaran arus lalu lintas, para Polwan Polres Sidrap juga menunjukkan kepekaan dan kepeduliannya terhadap keselamatan para pelajar.
Mereka dengan sigap membantu anak-anak sekolah menyeberang jalan menuju gerbang sekolah masing-masing.
Aksi humanis ini secara rutin dapat dijumpai setiap hari, terutama saat jam masuk dan pulang di berbagai titik sekolah di wilayah Kabupaten Sidrap.
Saat ditemui oleh awak media, salah satu personel Polwan Satlantas Polres Sidrap, Eli Ermawati, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rutinitas hariannya dalam bertugas. Hal ini juga menjadi wujud implementasi nyata dari program unggulan Kapolres Sidrap guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat luas.
“Kegiatan tersebut merupakan rutinitas kami. Pengaturan arus lalu lintas di titik-titik penyeberangan pelajar, selain itu juga sebagai pendampingan anak untuk memastikan mereka sampai di gerbang sekolah dengan selamat,” ujar Eli menjelaskan peran satuannya.
Ditemui secara terpisah, Kapolres Sidrap, Fantry, menilai bahwa langkah proaktif ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para orang tua terkait keselamatan anak-anak mereka di lingkungan sekolah yang bersinggungan langsung dengan jalan raya.
“Kehadiran polisi di titik rawan seperti ini dinilai efektif dalam menekan risiko kecelakaan serta menciptakan rasa aman bagi pelajar,” tegas Fantry.
Kehadiran aparat penegak hukum ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari masyarakat. Salah seorang orang tua siswa, Agus, mengaku sangat terbantu dengan kesiapsiagaan polisi di depan area sekolah anaknya.
“Kami sebagai orang tua tentu merasa lebih tenang. Anak-anak jadi lebih aman saat menyeberang, apalagi kondisi jalan cukup ramai saat jam masuk serta pulang sekolah,” ungkap Agus.












