SINDOSULSEL.COM, Luwu – Anggota DPRD Kabupaten Luwu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sulaeman Ishak, menggelar reses di Desa Tobalo, Kecamatan Ponrang Selatan, pada Kamis (27/2/2025). Kegiatan ini dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai desa di Daerah Pemilihan (Dapil) VIII.
Dalam kesempatan tersebut, Sulaeman menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota DPRD untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa program-program pembangunan yang telah dirancang dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) sebenarnya sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun, efisiensi anggaran menyebabkan beberapa program mengalami kendala dalam pelaksanaannya.
“Adanya efisiensi anggaran berdampak pada pembangunan daerah, sehingga beberapa program yang telah direncanakan mengalami hambatan. Namun, kami akan terus berupaya merealisasikan program-program yang sudah diusulkan dalam APBD 2025,” ujar Sulaeman.
Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, menekankan bahwa reses bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah.
“Melalui reses ini, kita dapat mendengar usulan dan saran masyarakat untuk kemudian dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD demi pembangunan daerah,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Luwu, Zulkifli, menyebut reses sebagai momen penting dalam pemetaan permasalahan di desa.
“Momen seperti ini sangat penting untuk menyuarakan aspirasi dan mengidentifikasi persoalan di desa. Dengan demikian, kita bisa menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Camat Ponrang Selatan mengapresiasi kegiatan reses ini, yang menurutnya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan mendesak secara langsung kepada anggota dewan.
“Usulan dari hasil Musrenbang sudah ditampung. Reses ini menjadi momen tepat bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka agar dapat diakomodasi melalui pokok-pokok pikiran DPRD,” ungkapnya.
Di sektor pertanian, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu menegaskan dukungannya terhadap program yang berkaitan dengan pertanian, dengan prioritas bagi kelompok tani yang memenuhi syarat.
“Ketika ada peluang, kami akan berupaya mendorong serta mengupayakan bantuan bagi kelompok tani yang memenuhi persyaratan,” katanya.
Berbagai usulan disampaikan oleh masyarakat, di antaranya terkait sektor pertanian, infrastruktur jalan, serta normalisasi sungai.
Reses ini turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Wakil Ketua DPRD Luwu Zulkifli, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pertanian, Camat Ponrang Selatan, Kepala Desa Tobalo, Kepala Desa Pattedong Selatan, Kepala Desa Bakti, serta tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, dan masyarakat setempat.












