SINDOSULSEL.COM, Bone – Pemerintah Kabupaten Bone kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan melalui penyelenggaraan Program Kader Ulama Mengabdi Ma’had Aly As’adiyah Angkatan XIX Tahun Akademik 2025–2026/1447 H.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Saharuddin, yang hadir mewakili Bupati Bone di Baruga Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Kamis (20/11/2025).
Program tersebut menjadi momentum penting bagi Ma’had Aly As’adiyah dalam mencetak kader ulama muda yang siap mengabdi kepada umat.
Selain memperkuat peran lembaga sebagai pusat pendidikan keulamaan, kegiatan ini juga meneguhkan komitmen untuk melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara pembukaan, di antaranya AG. KH. Idman Salewe selaku Mudir Ma’had Aly, Ala Nur Bii Syarii Abdallah sebagai dosen Ma’had Aly, para dosen pembimbing Kader Ulama Mengabdi, serta Ahmad Yani dari Kementerian Agama.
Baca Juga : Polres Bone dan Jasa Raharja Intensifkan Edukasi Tertib Lalu Lintas
Dalam sambutannya, Pj Sekda Bone menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Ma’had Aly As’adiyah dalam melahirkan generasi ulama yang moderat, berwawasan luas, dan kontributif.
“Program ini sangat strategis dalam mencetak generasi ulama yang mampu menjawab tantangan era modern tanpa meninggalkan akar keilmuan dan nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas.
Program Kader Ulama Mengabdi diharapkan membawa kontribusi nyata dalam pembangunan sosial-keagamaan, khususnya di Bone.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan menandai dimulainya rangkaian pengabdian para kader ulama yang nantinya akan diterjunkan ke berbagai wilayah untuk melaksanakan misi dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Mudir Ma’had Aly As’adiyah, AG. KH. Idman Salewe, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan amanah besar untuk melahirkan kader ulama yang kokoh dalam keilmuan sekaligus kuat dalam pengabdian.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bone. Dukungan ini menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah adalah fondasi penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang keagamaan,” tuturnya.












