SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia (Bindo), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) mengawali semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan menggelar kuliah umum.
Kegiatan akademik ini diselenggarakan secara daring pada Selasa (03/03/2026).
Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Membangun Budaya Riset di Kalangan Mahasiswa”.
Tema ini dinilai sangat relevan untuk mendorong para mahasiswa agar lebih aktif, kritis, dan produktif dalam menghasilkan ragam karya ilmiah.
Ketua Prodi Bindo, Jumiati Lanta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan langkah strategis dari institusi.
Tujuannya adalah untuk menanamkan kesadaran riset sejak dini kepada mahasiswa, khususnya di bidang pendidikan dan kebahasaan.
“Budaya riset harus terus dibangun. Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya mampu memahami teori, tetapi juga harus mampu melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas,” ujar Jumiati.
Menurutnya, tema yang diusung sangat penting dan kontekstual dengan tantangan pendidikan tinggi saat ini.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan riset kini menjadi salah satu indikator utama dalam mengukur kualitas lulusan dari sebuah perguruan tinggi.
Dalam pelaksanaannya, kuliah umum ini menghadirkan narasumber Wahyuni.
Ia memaparkan pentingnya membangun pola pikir ilmiah, mulai dari kemampuan mengidentifikasi masalah, menyusun proposal penelitian, hingga mempublikasikan hasil riset di jurnal ilmiah.
Pada sesi pemaparannya, Wahyuni mendorong para mahasiswa untuk tidak ragu memulai penelitian sederhana yang relevan dengan lingkungan sekitar.
Hal tersebut dinilai sebagai langkah awal yang baik untuk membangun tradisi akademik yang kuat.
Mahasiswa Prodi Bindo tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian proses kuliah umum ini.
Melalui kegiatan tersebut, Prodi Bindo FKIP UMS Rappang berharap budaya riset di kalangan mahasiswa dapat semakin berkembang.
Dengan demikian, ke depannya akan lahir karya-karya ilmiah yang mampu berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di ranah bahasa dan pendidikan.












