HeadlinePinrang

Banjir Pinrang Hanyutkan Satu Rumah Warga di Desa Bamba

×

Banjir Pinrang Hanyutkan Satu Rumah Warga di Desa Bamba

Sebarkan artikel ini
Banjir Pinrang Hanyutkan Satu Rumah Warga di Desa Bamba
Rumah permanen beserta seluruh isinya hanyut saat banjir bandang menerjang Desa Bamba, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang.(Suradi)

SINDOSULSEL.COM, Pinrang – Banjir Bandang di Desa Bamba, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menyebabkan satu unit rumah permanen beserta seluruh isinya, hanyut, Sabtu, (27/4/2024) malam tadi.

Warga setempat, Abdul Hamid, mengatakan beruntung pemilik rumah Umi dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri saat rumah tersebut mulai terbawa banjir. “Rumah dan seluruh isinya hanyut terbawa banjir, Beruntung pemiliknya berhasil menyelamatkan diri,” katanya.

Harta benda pemilik rumah yang bisa diselamatkan hanya pakaian yang melekat di badan. “Banjir datang sekira pukul 22.00 WITA. Kami perkirakan sejam kemudian, banjir meluap ke pemukiman warga dan mengikis badan sungai hingga pondasi rumah korban roboh,”

Rumah berukuran 8×5 meter ini, berdiri di bantaran Sungai Garungga, tidak jauh dari bongkahan jembatan bamba yang ambruk beberapa tahun lalu.

Baca juga : Banjir di Kecamatan Mare Bone, Rendam Empat Desa

Kepala Dusun Bamba, Lukman, mengatakan hujan lebat hingga berjam-jam menyebabkan meluapnya Sungai Garungga hingga ke pemukiman warga. “Ketinggian air mencapai 70 centimeter,” sebutnya.

Selain Desa Batulappa, banjir semalam juga menerjang Kelurahan Kasa dan Desa Wattang Kecamatan Batulappa. Kalaksa BPBD Pinrang Rhommy Manule, menyampaikan bersama SAR Brimob Parepare telah melakukan assessment bersama.

“Tiga lokasi terdampak angin kencang dan banjir akibat luapan air sungai yang disebabkan hujan deras di Kecamatan Batulappa. Tiga desa terdampak, satu rumah dilaporkan hanyut,” sebutnya.

Banjir juga menyebabkan rusaknya akses jalan pertanian dengan kondisi aspal terbongkar. “Di Desa Watang Kassa, ada juga pohon tumbang dan tiang listrik roboh,” ungkapnya.

BPBD Pinrang melaporkan, sedikitnya 80 KK atau 485 jiwa yang terdampak banjir. Di Kelurahan Kasa ada 18 KK dengan 102 jiwa, Desa Watang Kassa 4 KK atau 23 jiwa dan Desa Batulappa 60 KK dengan 360 jiwa yang terdampak,” tutupnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian masyarakat ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca juga berita di Google News