SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Suasana penuh keakraban mewarnai acara buka puasa bersama yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Kapolres Sidrap di Jalan Jenderal Sudirman, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.
Kegiatan silaturahmi di bulan suci Ramadan tersebut berlangsung pada Sabtu (07/03/2026).
Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, dan dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan daerah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Dandim 1420 Sidrap Andi Zulhakim Asdar, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Dalam sambutannya, AKBP Fantry Taherong menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pengusaha, serta media massa dalam menjaga stabilitas daerah.
Menurutnya, sinergi yang kuat antarpemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan sehat, serta menciptakan wilayah yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pihak adalah kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih serta wilayah yang aman. Patut dan pantaslah Sidrap menjadi daerah yang kuat. Kapolresnya solid dan bupatinya hebat,” puji AKBP Fantry.
Ia juga berharap semangat pembangunan di Sidrap, khususnya melalui sektor pertanian mulai dari proses tanam, panen, hingga hilirisasi, dapat terus didorong demi kemajuan perekonomian daerah.
Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan daerah saat ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak.
Ia dengan bangga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidrap kini berhasil mencatat angka pertumbuhan ekonomi tertinggi di tingkat provinsi.
“Berkat kerja bersama dan dukungan semua pihak, yang sebelumnya Sidrap berada di posisi paling bawah, sekarang kita menjadi juara satu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan,” ungkap Syaharuddin.
Sejalan dengan hal tersebut, Syaharuddin memaparkan bahwa angka kejahatan di Sidrap mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2024 tercatat ada 97 kasus kejahatan, sementara pada tahun 2025 jumlahnya menurun drastis hingga tersisa 27 kasus yang berlanjut di tingkat kepolisian.
“Biasanya kejahatan berbanding lurus dengan kondisi ekonomi. Ketika ekonomi tumbuh, maka angka kriminalitas juga cenderung menurun,” jelasnya.
Di tingkat nasional, Kabupaten Sidrap juga menunjukkan peningkatan prestasi di berbagai sektor krusial, seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Dari total 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, Sidrap kini sukses menempati posisi ke-16.
“Kita tidak boleh berhenti sampai di sini. Target kita ke depan harus lebih tinggi lagi,” tegas Syaharuddin mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri.
Acara buka puasa bersama tersebut diakhiri dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan mendorong kemajuan Kabupaten Sidenreng Rappang.












