BONE, sindosulsel.com – Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sekaligus rapat monitoring dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan III Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Gedung Lateya Riduni, Watampone, pada Senin (05/10/2026) tersebut diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi pengampu PAD di Kabupaten Bone.
Turut hadir Pj Sekda Bone Edy Saputra Syam, staf ahli, asisten terkait, para kepala OPD, direktur rumah sakit daerah, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, Andi Asman menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan PAD sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.
Ia meminta seluruh OPD pengampu PAD bekerja maksimal, mengevaluasi capaian penerimaan masing-masing, serta menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan realisasi pendapatan hingga akhir tahun.
“Setiap perangkat daerah harus bekerja maksimal dalam meningkatkan PAD. Potensi yang ada harus dikelola dengan baik karena PAD sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah,” tegas Andi Asman.
Baca Juga : Bupati Bone Dorong Pendampingan UMKM dan Edukasi Pajak Bersama KPP Watampone
Menurutnya, peningkatan PAD harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemanfaatan potensi daerah secara optimal dan berkelanjutan.
Rapat tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap capaian PAD hingga Triwulan III 2026.
Setiap perangkat daerah diminta mencermati realisasi pendapatan sekaligus mengidentifikasi sektor yang masih dapat dioptimalkan.
Selain membahas PAD, pertemuan itu juga difokuskan pada penguatan koordinasi dalam percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui TP2DD.
Baca Juga : Kanit Regident Polres Bone Ajak Warga Manfaatkan Diskon PKB dan Bebas Denda
Digitalisasi transaksi diharapkan mampu menciptakan pengelolaan pendapatan yang lebih transparan, efektif, akuntabel, sekaligus mempermudah proses pembayaran dan penerimaan daerah.
Sejumlah perangkat daerah yang mengikuti rapat di antaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perikanan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.
Hadir pula Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pendidikan, RSUD Tenriawaru, RSUD Pancaitana, Inspektorat Daerah Kabupaten Bone, Bagian Hukum Setda Bone, serta unsur terkait lainnya.
Andi Asman berharap hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi seluruh OPD untuk memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, dan melakukan percepatan sehingga target PAD Kabupaten Bone dapat dicapai secara optimal.
Peningkatan PAD diharapkan dapat memperkuat kemampuan fiskal daerah dan memberikan dampak nyata terhadap pembiayaan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.












