SINDOSULSEL.COM, Bone – Suasana khidmat terlihat di Halaman Kantor Bupati Bone, Jl. Ahmad Yani, Watampone, saat Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman secara resmi menutup Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) yang dirangkaikan dengan pembaretan Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bone Tahun 2025 pada Selasa (2/12/2025).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan peran strategis Satpol PP sebagai penjaga ketertiban umum, pelindung masyarakat, dan penegak peraturan daerah.
Ia mengapresiasi pelaksanaan pembinaan tersebut dan berharap momentum pembaretan menjadi fondasi dalam membangun karakter serta profesionalitas anggota.
“Pol PP diberikan wewenang penuh untuk menegakkan perda dan menjaga ketertiban umum. Alangkah baiknya jika OPD lain juga melakukan kegiatan pembinaan karakter seperti ini,” ujarnya.
Bupati menekankan pentingnya sikap humanis dalam menjalankan tugas, serta komitmen Satpol PP untuk menegakkan perda tanpa kekerasan.
Baca Juga : Bupati Bone Terima Apresiasi Pembina Proklim 2025 dari KLHK
“Fokus utama adalah penguatan karakter disiplin, membangun kekompakan, dan menegakkan perda dengan tetap melindungi masyarakat. Jangan mengedepankan kekerasan, ajak masyarakat berdialog jika belum mengerti,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan filosofi etika seorang anggota Satpol PP: “Jangan jadikan seragammu sebagai wibawamu, tapi jadikan wibawamu sebagai seragammu. Tetap tegas, namun humanis dan santun.”
Pelaksana Tugas Kasat Pol PP Bone, Andi Baharuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Diklatsar tahun ini bertujuan memperkuat kapasitas anggota dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat dan penegakan perda.
Pelatihan digelar di beberapa lokasi dengan melibatkan pelatih dari Brimob Bone dan instruktur internal, serta diikuti oleh 69 peserta.
“Pembekalan ini agar anggota mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan profesional,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah agenda operasi Satpol PP, seperti penegakan kedisiplinan di 27 kecamatan, inspeksi tempat hiburan malam, serta sidak peredaran rokok ilegal.
“Semua kegiatan ini merupakan komitmen kami menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Satpol PP hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga pelindung masyarakat,” tegasnya.
Acara penutupan turut dimeriahkan dengan atraksi bela diri, ketangkasan, serta yel-yel dari peserta Diklatsar.












