Bone

Bupati Bone Terima Aliansi Pemuda Bersatu

×

Bupati Bone Terima Aliansi Pemuda Bersatu

Sebarkan artikel ini
Bupati Bone Terima Aliansi Pemuda Bersatu
Foto : Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, saat menerima Aliansi Pemuda Bersatu (A1) yang dipimpin Ketua Umum Riswan Rusandi, di ruang kerja Bupati baru-baru ini.(Abdul Waris Hasrat)

SINDOSULSEL.COM, Bone – Pemerintah Kabupaten Bone terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda.

Hal itu terlihat dalam audiensi antara Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, dan Aliansi Pemuda Bersatu (A1) yang dipimpin Ketua Umum Riswan Rusandi, yang berlangsung di ruang kerja Bupati baru-baru ini.

Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, pemberdayaan mahasiswa, hingga pelestarian budaya dan sejarah Bone.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Andi Asman menegaskan komitmen Pemkab Bone untuk memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Menurutnya, pemerintah telah mendorong berbagai program berbasis masyarakat, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri.

Baca Juga : Bupati Andi Asman Sulaiman Pimpin Panen Raya Jagung di Bontocani

Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bone menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga, serta kemandirian masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Minimal kita bisa menggerakkan masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam bahan pangan. Kalau sudah ada lokusnya, tentu pemerintah daerah akan turun meninjau, dan penganggaran ke depan bisa lebih mudah untuk melibatkan pemuda,” jelas Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah memberi perhatian khusus bagi mahasiswa prasejahtera, terutama dari keluarga miskin namun berprestasi.

Pendataan akan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, termasuk mahasiswa yang terlibat dalam program pertanian, literasi, maupun pengembangan pekarangan produktif.

“Kita support ketahanan pangan. Kalau sudah ada contoh yang berjalan, pemerintah daerah akan lebih mudah menganggarkan. Kita siapkan lokus, dan saya siap turun langsung meninjau,” tambahnya.

Terkait dunia pendidikan, Bupati mendorong agar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat selaras dengan kebutuhan Pemkab Bone, khususnya pada program Pemenuhan Gizi, Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L), serta pendataan mahasiswa keluarga miskin ekstrem.

Baca  Gau Maraja 2026 Bawa Berkah, Omzet UMKM Bone Melonjak 5 Kali Lipat

Ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperluas dukungan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Selain penguatan ketahanan pangan, pertemuan ini turut membahas pelestarian budaya dan sejarah Bone. Pemkab Bone saat ini tengah menempatkan pelestarian budaya sebagai kebijakan strategis untuk menjaga identitas daerah.

Baca Juga : Andi Asman Sulaiman Luncurkan Program Mina Padi di Bone

Berbagai program telah dijalankan, antara lain revitalisasi adat, penguatan kegiatan seni tradisional, dukungan terhadap komunitas budaya, hingga pelibatan generasi muda dalam edukasi sejarah Kerajaan Bone.

Kebijakan ini menjadi penting agar warisan budaya tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Ketua Umum A1, Riswan Rusandi, menyatakan bahwa organisasi pemuda yang dipimpinnya siap mengambil peran lebih besar dalam menjaga nilai sejarah dan budaya Bone.

“Kami ingin memperkenalkan budaya Bone agar tamu dari luar dapat memahami sejarah dan identitas Bone,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Andi Asman mengusulkan agar A1 menjadi pelopor kegiatan napak tilas Arung Palakka hingga ke Buton, yang direncanakan masuk dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Bone (HJB).

Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat penting dalam menghidupkan kembali kesadaran sejarah dan memperkuat identitas daerah.

Audiensi ini menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kapasitas mahasiswa, serta menjaga kelestarian budaya Bone.

Pemkab Bone berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.