SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan agar masyarakat Sidrap mendapatkan pelayanan yang maksimal dan merata.
Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Muhammad Ali, di ruang kerja Bupati, Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, pada Hari Selasa (21/10/2025).
Dalam pertemuan itu, Syaharuddin menjelaskan bahwa program BPJS Kesehatan gratis merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ia menyebut, sejauh ini program tersebut telah berjalan sekitar 80 persen dan memberikan dampak positif bagi masyarakat kurang mampu.
“Tantangan untuk tahun depan adalah pengurangan transfer keuangan dari pemerintah pusat. Ini menjadi tantangan dalam penyusunan anggaran, namun kami akan tetap mencari solusi agar program BPJS gratis ini tetap berjalan,” ujar Syaharuddin.
Ia menambahkan, Pemkab Sidrap sedang menyusun strategi pendanaan agar program BPJS tetap berlanjut hingga 2026.
Selain itu, ia menekankan pentingnya percepatan proses akreditasi RSUD Dua Pitue agar rumah sakit tersebut dapat segera bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“RSUD Dua Pitue harus segera menyelesaikan proses akreditasi. Ini penting agar bisa menjalin kerja sama dengan BPJS dan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan serta pendapatan rumah sakit,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa audiensi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai pimpinan cabang baru.
Ia juga memaparkan perkembangan jumlah peserta JKN di Kabupaten Sidrap serta berbagai kendala teknis yang dihadapi rumah sakit, terutama terkait klaim tertunda akibat masalah administrasi dan penyesuaian kode tagihan.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah agar penyelesaian kendala administrasi ini dapat segera dituntaskan. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” jelasnya.
Muhammad Ali menambahkan bahwa BPJS Kesehatan telah menerima rencana kerja sama dengan RSUD Dua Pitue, namun pengajuan tersebut belum dapat diproses karena beberapa persyaratan administrasi masih perlu dilengkapi.
Ia berharap rumah sakit segera menuntaskan dokumen yang diperlukan agar kerja sama dapat segera berjalan.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bapperida Herwin, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Alimuddin Baharuddin, Direktur RSUD Nene Mallomo Suwarta Yuddin Pande, serta sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait lainnya.












