SINDOSULSEL.COM, Makassar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Makassar pada Selasa (22/04/2025) dalam rangka studi tiru terhadap berbagai program inovatif yang dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.
Kunjungan yang dipimpin oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani.
Turut mendampingi, Asisten I Bidang Pemerintahan M Yasir, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mario Said, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Andi Bukti Djufrie, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kamelia Thamrin Tantu, serta Sekretaris Dinas Sosial Andi Pangeran Nur Akbar.
Dalam sambutannya, Eka Putra menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, namun juga sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tanah Datar dalam mencari inspirasi dan referensi kebijakan dari Pemkot Makassar, khususnya program-program yang bersifat pro rakyat.
“Tentunya kehadiran kami di sini bukan hanya silaturahmi, tapi juga ingin mendengar dan mempelajari langsung program-program Pemkot Makassar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Eka Putra.
Ia juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap sejumlah program inovatif Pemkot Makassar, seperti pengembangan UMKM dan layanan publik yang efektif.
Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tanah Datar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Sebagai bentuk kontribusi dari daerahnya, Eka Putra juga memperkenalkan program pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan yang telah diterapkan di Tanah Datar.
Melalui kerja sama dengan bank daerah, pelaku UMKM dapat memperoleh pinjaman hingga Rp10 juta dengan jangka waktu pengembalian dua tahun. Program ini merupakan strategi Pemkab dalam mewujudkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Selain sektor ekonomi, Eka juga memaparkan potensi geografis dan sumber daya manusia Tanah Datar. Mayoritas masyarakatnya bergerak di bidang pertanian dan perkebunan.
Ia juga menyoroti pentingnya sektor budaya dan pariwisata, mengingat Tanah Datar merupakan pusat adat dan budaya Minangkabau yang memiliki situs bersejarah Kerajaan Pagaruyung.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Pemkab Tanah Datar menjadikan Kota Makassar sebagai rujukan pembangunan.
“Pak Bupati Tanah Datar ini sahabat saya. Mungkin lebih banyak aktivitas kehidupannya di Makassar ketimbang di Tanah Datar. Beliau ini lama tinggal di Makassar, sekolah di sini, dan tiba-tiba sekarang jadi Bupati Tanah Datar,” ujar Munafri dengan nada bersahabat.
Munafri juga memaparkan tujuh program prioritas Pemkot Makassar yang inovatif dan pro rakyat. Di antaranya:
-
Program seragam sekolah gratis, untuk meringankan beban orang tua murid di tingkat SD dan SMP.
-
Gratis iuran sampah, sebagai bentuk pemerataan layanan dasar perkotaan.
-
Gratis pemasangan instalasi air bersih, untuk meningkatkan akses terhadap layanan publik yang layak.
-
Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial), bentuk kepedulian terhadap masyarakat rentan.
-
Makassar Super Apps, platform digital yang menyatukan berbagai layanan pemerintahan dan publik.
-
Makassar Creative Hub di setiap kecamatan, sebagai wadah pengembangan kreativitas masyarakat.
-
Pembangunan stadion bertaraf internasional, sebagai fasilitas olahraga dan ruang publik modern.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama antardaerah yang lebih erat, serta menjadi inspirasi bagi Pemkab Tanah Datar untuk terus menghadirkan kebijakan inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat.












