SIDRAP, sindosulsel.com – Kemeriahan ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 diwarnai dengan aksi simpatik dari jajaran legislatif daerah.
Seluruh elemen dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengambil inisiatif unik dengan mendirikan Posko Makan Telur Gratis tepat di area depan Gedung DPRD pada Kamis (02/07/2026).
Langkah ini menjadi salah satu bentuk penyambutan istimewa dan merakyat bagi para tamu pendidikan dari penjuru daerah.
Sebanyak kurang lebih 3.000 butir telur rebus dibagikan secara cuma-cuma kepada para kontingen dari 24 kabupaten dan kota sesaat setelah upacara pembukaan Porsenijar usai.
Aksi bagi-bagi ini tidak hanya sekadar sapaan selamat datang, melainkan sebuah strategi jitu untuk mempromosikan Kabupaten Sidrap sebagai sentra utama penghasil telur di Sulawesi Selatan.
Lebih dari itu, kegiatan ini turut mengampanyekan pentingnya asupan gizi seimbang melalui kebiasaan mengonsumsi dua butir telur setiap hari demi memperkuat pemenuhan nutrisi lintas generasi.
Baca Juga : Bupati Sidrap Jamu PGRI Sulsel, Budaya Saromase Jadi Magnet Porsenijar 2026
Anggota DPRD Sidrap, Fathuddin, menjelaskan bahwa ribuan telur yang disalurkan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil sumbangsih murni dari kantong pribadi para pimpinan dan anggota dewan.
Ia mengungkapkan bahwa aksi tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih rajin mengonsumsi telur harian, terlebih lagi mengingat tingkat produksi para peternak lokal Sidrap saat ini sedang mengalami surplus.
Di sisi lain, rekan sejawatnya di DPRD Sidrap, Saenal Rosi, menegaskan bahwa inisiatif pembagian telur rebus ini sangat sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sidrap di bawah nakhoda Bupati Syaharuddin Alrif.
Pemerintah daerah saat ini memang tengah berambisi mengukuhkan posisi Sidrap sebagai lumbung telur skala nasional.
Baca Juga : Tinjau Stadion Ganggawa Hingga Malam, Bupati Syaharuddin Pastikan Sidrap Siap Gelar Porsenijar
“Semoga kegiatan ini bisa memperkenalkan potensi Sidrap sebagai penghasil telur,” ucap Saenal Rosi menyampaikan harapannya terkait aksi sosial tersebut.
Menurut data terbaru, populasi unggas petelur di wilayah Bumi Nene Mallomo tersebut terus menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif.
Apabila pada tahun sebelumnya angka populasi berada di kisaran 4,6 juta ekor, kini jumlah tersebut telah melonjak signifikan menembus 5.011.700 ekor.
Sebagai informasi tambahan, kampanye masif bertajuk Sidrap Free Stunting “One Egg Every Day” (Satu Telur Setiap Hari) terus digenjot oleh pemerintah setempat untuk menekan angka gagal tumbuh pada anak.
Program strategis ini secara khusus menargetkan kelompok rentan seperti balita terindikasi stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Penyaluran bantuan protein hewani ini tidak hanya terpusat di satu titik keramaian, tetapi didistribusikan secara langsung dan berkala hingga ke fasilitas kesehatan seperti Rumah Gizi Desa, Posyandu, dan keluarga sasaran di berbagai kecamatan.












