Palopo

Cendrana, Abdul Salam, Nuraeny, Sederet Politikus Muda Palopo Sukses Kawal Kemenangan Naili–Ome

×

Cendrana, Abdul Salam, Nuraeny, Sederet Politikus Muda Palopo Sukses Kawal Kemenangan Naili–Ome

Sebarkan artikel ini
Cendrana, Abdul Salam, Nuraeny, Sederet Politikus Muda Palopo Sukses Kawal Kemenangan Naili–Ome

SINDOSULSEL.COM, Palopo – Di balik kemenangan pasangan Naili–Akhmad Syarifuddin Daud (Naili–Ome) dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo 2025, terdapat peran penting dari sejumlah politikus muda yang tampil solid dan militan dalam mengawal perjuangan pasangan nomor urut 4 tersebut.

Beberapa nama mencuat sebagai aktor muda yang aktif menggerakkan mesin politik dan jaringan relawan hingga ke tingkat akar rumput.

Mereka antara lain, Cendrana Saputra Martani, Bata Manurun, dari Partai Demokrat, Abdul Salam dari Partai NasDem, Nuraeny dan Taming M. Somba dari Partai Gerindra, serta Rustam Taruk yang juga merupakan legislator Partai Demokrat. Ketua DPC Partai Gerindra Palopo, Hj Hasriani, juga disebut turut memberi kontribusi.

Cendrana, legislator dari Partai Demokrat, menyatakan komitmennya sejak awal untuk mendukung penuh pasangan calon nomor urut 4.

Sejak Pilkada November 2024, Cendrana all-out memenangkan pasangan Trisal–Ome, yang saat itu unggul dan dinyatakan menang.

Namun hasil tersebut kemudian digugat oleh pasangan Farid Kasim Judas–Nurhaeni ke Mahkamah Konstitusi (MK), dan berujung pada diskualifikasi terhadap Trisal Tahir.

Meski demikian, Partai Demokrat tetap solid mendukung pasangan nomor urut 4 yang kini diisi oleh Naili, menggantikan Trisal, berpasangan dengan Akhmad Syarifuddin, dalam PSU yang digelar Mei 2025.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Lantik Naili–Ome Sebagai Pemimpin Baru Palopo

“Kami melihat harapan baru di pasangan Naili dan Akhmad Syarifuddin. Sebagai anak muda, kami ingin Palopo berubah menjadi lebih progresif dan transparan. Itu yang jadi alasan utama saya mendukung penuh perjuangan ini,” tegas Cendrana.

Menurutnya, kemenangan ini bukan semata hasil kerja mesin politik, tetapi juga kekuatan gerakan anak muda.

“Ada energi anak muda yang bersatu dengan masyarakat demi Palopo yang lebih baik. Saya bangga bisa menjadi bagian dari perubahan ini,” ujarnya.

Tak kalah penting adalah peran Abdul Salam, legislator Partai NasDem. Meski secara kelembagaan partainya mendukung pasangan Farid Kasim Judas–Nurhaeni, Abdul Salam memilih mendukung Naili–Ome berdasarkan suara hatinya.

“Saya bergerak atas panggilan nurani, karena saya percaya Palopo butuh pemimpin yang lahir dari keinginan rakyat, bukan sekadar kompromi elit. Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Nuraeny, kader muda Partai Gerindra, aktif di lapangan mengorganisasi dukungan masyarakat. Ia menyebut perjuangan Naili–Ome sebagai langkah untuk masa depan Palopo.

“Kami bergerak bukan hanya karena visi Naili–Ome yang realistis, tapi karena cara mereka merangkul masyarakat. Ini kepemimpinan yang inklusif,” kata Nuraeny.

Rustam Taruk, legislator Demokrat, juga memainkan peran penting dalam strategi pemenangan dan konsolidasi tim.

Kehadiran para politisi muda ini membuktikan bahwa perubahan politik di Palopo tidak hanya bergantung pada dukungan struktural partai, tetapi juga ditentukan oleh kekuatan ide, ketulusan gerakan, dan soliditas generasi muda yang menginginkan Palopo lebih baik.

Selain peran para legislator muda, kontribusi tim pemenangan juga sangat menentukan. Ketua tim, Mustahir Sidu, bersama para pejuang garis depan seperti Haedar Jidar, Andi Hamzah, Abdul Thayib, serta sejumlah nama lainnya, menjadi bagian penting dalam mengantar kemenangan “Palopo Baru”.