SINDOSULSEL.COM, Bone – Sekolah Islam Athirah Bone kembali menggelar ajang bergengsi Athirah Olympic (AO) Vol. 14 tahun 2026.
Mengusung tema “Empower Your Potential, Be The Next Champion”, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah potensi, mengembangkan bakat, dan menampilkan kemampuan terbaik mereka, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga.
Ajang tahunan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa (11/2/2026) hingga Jumat (14/2/2026), dan diikuti oleh total 1.211 peserta dari berbagai kota di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 534 peserta merupakan siswa Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari 44 sekolah, sementara 677 peserta lainnya adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 54 sekolah.
Tahun ini, ada warna baru dalam perhelatan Athirah Olympic. Bidang olahraga tidak hanya mempertandingkan futsal, tetapi juga memperkenalkan cabang olahraga baru, yakni pickleball. Kehadiran cabang ini ternyata mendapat sambutan luar biasa.
Tercatat, antusiasme peserta terhadap cabang olahraga baru ini sangat besar.
Baca Juga : Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Bupati Pimpin Kerja Bakti Gerakan ASRI Serentak di Bone
Sebanyak 32 tim yang terdiri dari 64 peserta menjadikan pickleball sebagai salah satu cabang dengan partisipasi terbanyak dalam Athirah Olympic tahun ini. Bahkan, pesertanya tidak hanya dari Bone, melainkan hingga dari Sulawesi Barat.
Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah 3, Syamsul Bahri, mengungkapkan rasa bangganya atas tingginya minat peserta terhadap cabang olahraga pickleball.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta pada cabang pickleball sangat tinggi. Bahkan pesertanya ada yang berasal dari Sulawesi Barat seperti Polewali Mandar dan Majene,” ujarnya.
Selain menjadi turnamen terbesar dan pertama kali diadakan untuk kategori pelajar di tingkat Sulselbar, kehadiran pickleball diharapkan dapat memperkaya pengalaman kompetisi serta memperluas minat dan bakat siswa dalam bidang olahraga.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor, turut memperlancar jalannya kegiatan.
Keseriusan Sekolah Islam Athirah Bone dalam menggelar cabang ini terlihat dari persiapan yang matang. Panitia menurunkan enam orang wasit, di mana dua di antaranya telah berlisensi nasional.
Panitia juga menghadirkan langsung tim dari Hart Pickleball untuk melakukan sesi berbagi (sharing session) dengan para pembina.
Penanggung jawab lomba sekaligus guru olahraga Sekolah Islam Athirah Bone, Ilham, menyampaikan rasa senangnya atas kesuksesan turnamen ini.
“Saya merasa sangat senang dengan antusiasme peserta dan kerja sama tim. Sekolah Islam Athirah Bone telah mengukir sejarah dengan membuat turnamen pelajar pertama se-Sulselbar. Ini dapat menjadi ajang mencari bibit atlet untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang rencananya akan dilaksanakan di Bone-Wajo pada tahun ini,” ujar Ilham.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Athirah Olympic, Fatmasari, berharap ajang ini tidak hanya dijadikan tempat berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah.
“Athirah Olympic bukan hanya tentang siapa pemenangnya, tapi juga merayakan bakat dan dedikasi yang dimiliki bersama,” tuturnya.
Pada AO Vol. 14 tahun ini, khusus pada cabang olahraga pickleball, UPT SMP Negeri 1 Watampone berhasil keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh MTs Baytul Mukaromah, dan Juara 3 ditempati oleh siswa dari Ibnu Qoyyim.
Para pemenang mendapatkan hadiah utama berupa uang pembinaan dan paddle dari Hart selaku salah satu sponsor kegiatan.
Athirah Olympic 2026 menjadi momentum penting dalam membentuk generasi yang percaya diri, kompeten, dan siap menjadi juara di masa depan, sesuai semangat untuk melahirkan siswa-siswi yang unggul dan berkarakter.












